Kami memberi perhatian besar terhadap masalah ini. Negara ini memiliki kebutuhan untuk minyak dan itu tanggung jawab kita untuk memindahkan minyak mentah

Pengusaha Tanker Cina Khawatir Terhadap Sanksi Eropa

Sejumlah kapal tanker Cina yang membawa minyak mentah asal Iran merasa khawatir atas memberlakukan sanksi Eropa
Senin , 30 Apr 2012 16:52 WIB
  
  
A+ | Reset | A-
Skalanews – Sejumlah kapal tanker Cina yang membawa minyak mentah asal Iran merasa khawatir atas memberlakukan sanksi Eropa. 

Pasalnya sanksi Eropa tersebut ternyata tidak hanya untuk stop impor minyak Iran ke benua Eropa melainkan juga melarang perusahaan asuransi dan reasuransi Uni Eropa berikan jaminan terhadap kapal-kapal tanker Cina. Rencananya ketentuan ini mulai berlaku pada Juli 2012 mendatang.

Kekhawatiran itu sangat berasalan karena hampir 90 persen asuransi kapal tanker dunia itu berbasis di barat. Sehingga langkah tersebut akan mengancam pengiriman minyak mentah Iran ke China, India, Jepang, Korea Selatan dan sejumlah negara Asia.

Untuk itu pemerintah Cina saat ini sedang mempertimbangkan jaminan berdaulat untuk kapal yang akan mengangkut minyak mentah dari Iran.

"Kami memberi perhatian besar terhadap masalah ini. Negara ini memiliki kebutuhan untuk minyak dan itu tanggung jawab kita untuk memindahkan minyak mentah," kata Sekretaris jenderal Asosiasi Cina pemilik kapal tanker, Zhang Shouguo seperti dikutip dari Reuters, Senin (30/4) 

"Tapi kita perlu solusi dari pemerintah Cina sehingga kita dapat menghindari risiko tersebut." tambah Shouguo.

Shouguo mengaku para pengusaha pemilik kapal Cina khawatir jika masalah asuransi tidak dapat diselesaikan, mereka tidak akan dapat menerima perintah pengiriman minyak Iran lagi.  Untuk itu lanjutnya mereka sudah mengajukan keprihatinan kepada pemerintah Cina dan Departemen terkait sedang mempelajari masalah ini.

Diketahui harga minyak mentah global telah meningkat hampir 20 persen sejak Oktober 2011 lalu, sebagian besar disebabkan kekhawatiran atas gangguan pasokan dari Iran.

Iran merupakan salah satu produsen terbesar sebagai mengekspor minyak mentah. Dan  sebagian besar dari produknya, sekitar 2,2 juta barel hasil minyaknya diekspor ke Asia setiap harinya. (khaled muhamad/bus)

Komentar facebook