Besarnya obligasi rekapitalisasi yang ada di Bank Mandiri senilai total Rp78,5 triliun. Ada tiga upaya dalam rencana penawaran obligasi rekap itu

Bank Mandiri Lepas Obligasi Rekapitalisasi Guna Ekspansi

Senin , 30 Apr 2012 21:36 WIB
  
  
A+ | Reset | A-
Skalanews – PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) akan melepas obligasi rekapitalisasi berstatus available for sale (AFS) senilai Rp53,7 triliun untuk mendorong ekspansi perusahaan ke depannya.

"Besarnya obligasi rekapitalisasi yang ada di Bank Mandiri senilai total Rp78,5 triliun. Ada tiga upaya dalam rencana penawaran obligasi rekap itu," kata Direktur Micro and Retail Banking Bank Mandiri, Budi G Sadikin, di Jakarta, Senin (30/4).

Budi menambahkan, pertama pihak Bank Mandiri berencana untuk menjual langsung ke pasar. Kedua, menawarkan ke Bank Indonesia (BI) untuk digunakan sebagai instrumen moneter. Dan terakhir, mengupayakan agar pemerintah melakukan buy back obligasi rekapitalisasi BMRI, dalam hal ini adalah Kementerian Keuangan.

"Diharapkan hasil penjualan obligasi rekap itu menghasilkan dana tunai sehingga bisa digunakan BMRI untuk penyaluran kredit atau fungsi intermediasi Bank Mandiri," ujarnya.

Budi mengatakan, dana obligasi rekap itu nantinya dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur di dalam negeri dikarenakan sektor itu merupakan bisnis yang prospektif ke depannya.

Selain itu, Budi menegaskan dengan penjualan obligasi rekapitalisasi itu BMRI juga dapat meningkatkan pertumbuhan kredit perseroan ke depannya.

Hal yang sama dikatakan Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri, Pahala N Mansury bahwa pada tahun ini pihaknya mengharapkan dapat menyalurkan kredit infrastruktur senilai Rp12 triliun.

"Infrastruktur tumbuhnya paling tinggi, seperti listrik itu tumbuh 100 persen. Jalan, tumbuh 72 persen. Meski demikian, obligasi rekap tidak hanya untuk sektor infrastruktur saja kita juga masuk ke sektor lainnya," ujar Pahala menjelaskan.

Pahala mengungkapkan dengan pelepasan obligasi rekap itu diharapkan juga dapat menjadi aset yang produktif. (ant/bus)

Komentar Anda
Komentar facebook