Pelanggaran kode etik dan sudah dipecat secara tidak hormat

Ketahuan Selingkuh, Penyelidik KPK Dipecat Tidak Hormat

Senin , 17 Sep 2012 14:37 WIB
  
  
A+ | Reset | A-
Skalanews - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Johan Budi SP menampik tudingan, adanya seorang penyelidik yang diduga menerima uang dari orang yang beperkara di KPK.

Menurut Johan Budi, cerita sebetulnya adalah seorang penyelidik dari Badan Pengawas Pembangunan Keuangan yang dpinjamkan ke KPK melanggar kode etik. Dia dituding melakukan perselingkuhan.

"Pelanggaran kode etik dan sudah dipecat secara tidak hormat. Terima uang itu tidak benar. Kalau memang begitu sudah sejak dulu dipidana," kata Johan lewat pesan BlackBerry, Jakarta, Senin (17/9).

Johan mengaku, tidak mengetahui siapa nama penyelidik yang sudah dipecat tersebut. Namun, lagi-lagi dia menegaskan, ini murni masalah asmara. Tetapi, peselingkuhan itu bukan terjadi di lingkungan internal KPK.

"Selingkuh dengan seorang wanita yang lain kantor. Yang pasti dengan wanita bukan sesama lelaki," kata Johan berseloroh.

Sebelumnya diberitakan seorang oknum pegawai KPK diduga menerima uang dari seseorang yang sedang berpekara di KPK. Oknum itu berinisial MNHS. Dia diketahui merupakan penyelidik dari BPKP.

Akibat perbuatannya itu dia lalu dipecat dari KPK dan dikembalikan ke BPKP. (Kristian Ginting/Andrian Gilang)
Komentar facebook