Tempat Wisata Untuk Kaum Nudis

Minggu , 12 Jun 2011 05:00 WIB
  
  
A+ | Reset | A-

Skalanews -  Naturisme atau Naturists yang juga lebih dikenal sebagai kaum nudis di Jerman rencanya Mei tahun depan akan memiliki tempat wisata khusus. Lintansan yang berkelok-kelok dan naik turun di Pengungan harz rencanya akan menjadi surganya kaum Nudis untuk berbugil ria.

Trek sepanjang 18 kilometer itu membentang dari Desa Dankerode hingga Bendungan Wippertal di Pegunungan Harz, tak jauh dari Leipzig. Kawasan ini cukup populer sebagai tujuan wisata hiking di Jerman Tengah.

Heinz Ludwig, kepala proyek itu mengatakan pembangunan trek hiking khusus wisatawan tanpa busana itu masih berlanjut. Walau mendapatkan protes keras dari warga sekitar, dirinya yakin keberadaan trek itu akan meningkatkan potensi pariwisata setempat.

Atas kehadiran tempat wisata itu, pemerintah Appenzeel, Swiss yang berbatasan langsung dengan tempat wisata itu langsung mengeluarkan aturan pada tahun lalu. Mereka melarang para kaum nudis memasuki kota tersebut. Yang tertangkap akan dikenakan denda £120 atau sekitar Rp1,6 juta.

"Saya rasa ini sebuah strategi promosi pariwisata yang sangat bagus untuk kawasan ini," kata Ludwig usai koran Bild memublikasikan foto dua wanita tanpa busana tengah menikmati lintasan itu. "Akan banyak hal menarik di lintasan itu."

Walau belum resmi dibuka, kawasan itu telah ramai dikunjungi oleh kaum nudis guna menikmati sensinya. Umumnya mereka adalah kaum nudis yang selalu mengikuti perkembangan tempat wisata telanjang itu di forum-forum di dunia maya.

Di sepanjang trek dipasangi peringatan khusus bahwa pengunjung kemungkinan akan berpapasan dengan pejalan kaki tanpa busana. "Jika tak ingin melihat orang-orang yang tak mengenakan busana, jangan lanjutkan perjalanan Anda," demikian salah satu peringatan yang terpampang.

Jeanette Schuchmann, Direktur Deputi Kantor Pariwisata Nasional Jerman untuk Inggris dan Irlandia mengatakan, "Berjalan kaki tanpa busana adalah bagian dari ekspresi masyarakat liberal atau yang memiliki pikiran bebas di banyak negara," ungkapnya.

Terlepas dari kontroversinya, lambat laun kaaum Nudis terus bertambah di Jerman. Sejumlah fasilitas, mulai dari penerbangan, pusat kebugaran, restoran, hotel dan yang lainnya makin bermunculan. Pada masa pemerintahan Nazi, kaum Nudis di Jerman tidak ada. Hitler melarang keras rakyatnya menjadi penganutnya.

Namun setelah rezim Hitler runtuh, kamu Naturisme atau yang dikenal sebagai kebesasan ekspresi tubuh (FKK) kembali muncul. Bahkan beberapa tahun yang silam, pemerintah Jerman sempat mengaku kewalahan menertibkan kaum nudis ini. Karena mereka berkeliaran dipusat-pusat kota Jerman. (pay)

Komentar facebook