Senin, 20 Mei 2019 | 06:14 WIB
Jika terpilih kembali menjadi Presiden FIFA, Sepp Blater bakal mundur.
2015, Sepp Blater Siap Mundur
Selasa, 22 Maret 2011 | 20:12 WIB
Sepp Blater -
Presiden Federasi Sepakbola Internasional (FIFA), Joseph 'Sepp' Blatter menegaskan bahwa jika ia terpilih kembali pada Juni mendatang dirinya akan memilih mundur 2015. Di hadapan konggres Asoasiasi Sepakbola Eropa UEFA, dalam pidatonya Blatter mengatakan ia terpilih kembali, maka masa jabatan itu merupakan yang terakhir kalinya.

Ke-203 anggota FIFA, akan memilih ketuanya pada 1 Juni mendatang. Mohamed bin Hammam dari Qatar, bos Dewan Sepakbola Asia AFC mencalonkan dirinya sebagai ketua FIFA. Ia akan menyaingi Blatter yang sudah sejak tahun 1998 menjabat ketua FIFA.

Blater, yang lahir di Visp, Valais, Swiss, 10 Maret 1936 itu, merupakan presiden FIFA kedelapan. Pria 75 tahun tersebut dilantik pada 8 Juni 1998, menggantikan João Havelange  dari Brasil.

Ia merupakan lulusan Universitas Lausanne dalam bidang Administrasi dan Ekonomi (Fakultas Hukum). Blatter pernah bekerja di Badan Pariwisata Valais, Federasi Hoki Es Swiss, dan Longines S.A.

Ia mulai bekerja di FIFA pada tahun 1975, sebagai Direktur Teknis (1975-81), Sekretaris Umum (1981-98), dan kemudian Presiden (sejak 1998). Ia terpilih kembali sebagai presiden pada 2002 (mengalahkan Issa Hayatou) dan sekali lagi pada 2007.

Beberapa kebijakan yang dibuatnya sebagai Presiden FIFA adalah diperkenalkannya sistem gol perak untuk menggantikan gol emas (sejak Euro 2004). Sistem tersebut kemudian dihentikan bersama dengan gol emas sehingga semua pertandingan kini memainkan babak tambahan penuh.

Selain itu, ditiadakannya kualifikasi otomoatis bagi juara Piala Dunia FIFA bertahan setelah Piala Dunia FIFA 2002. Berbagai perubahan terkait standar moral, misalnya pemberian kartu kuning bagi pemain yang membuka bajunya setelah merayakan pencetakan gol.

  
  
KOMENTAR:
Nama
Email
Komentar