Selasa, 22 Oktober 2019 | 08:44 WIB
"Kedisiplinan, yang menjadi masalah pada tim sekarang ini seperti Boaz [Solossa], [Ian Louis] Kabes, dan [Kurnia] Meiga, juga komitmen kepada bangsa, iktikad, suatu hal baru yang dilihat suporter Indonesia telah lahir. Kami membangun antusiasme baru.
Riedl Buka Kemungkinan Tangani Timnas
Jumat, 9 September 2011 | 18:30 WIB
-
JAKARTA - Boleh dibilang kondisi Timnas Indonesia saat ini berada dalam siaga I. Pascakekalahan beruntun dari Iran dan Bahrain, yang juga diperparah dengan sikap tidak bertanggung jawab pelatih Wim Rijsbergen terhadap para pemain, menambah sederetan tantangan selain menghadapi laga selanjutnya.

Atas kondisi itu, banyak pula yang mulai mendengungkan agar kursi kepelatihan Garuda Merah Putih, dikembalikan kepada Alfred Riedl, yang dipecat PSSI secara sepihak. Dalam wawancaranya dengan Goal.com, Kamis (8/9), mantan Pelatih Vietnam ini tetap membuka pintu kemungkinan untuk menangani kembali timnas Indonesia.

"Kami tidak mampu memenangkan Piala AFF tapi kami mampu mengubah perasaan para suporter untuk timnas. Kedisiplinan, yang menjadi masalah pada tim sekarang ini seperti Boaz [Solossa], [Ian Louis] Kabes, dan [Kurnia] Meiga, juga komitmen kepada bangsa, iktikad, suatu hal baru yang dilihat suporter Indonesia telah lahir. Kami membangun antusiasme baru. Mungkin suatu hari saya akan kembali bekerja untuk timnas. Dalam bisnis gila ini Anda tidak akan pernah tahu," bebernya.

Ketika ditanya, jika perseteruannya dengan PSSI selesai dan PSSI meminta kembali untuk melatih timnas Indonesia, Riedl kembali membuka pintu kemungkinan tersebut. "Ya, saya ulangi. Mungkin suatu saat nanti saya bisa kembali bekerja untuk timnas. Anda tidak akan pernah tahu dalam bisnis ini," pungkas Riedl. [mad]

  
  
KOMENTAR:
Nama
Email
Komentar