Selasa, 22 Oktober 2019 | 08:07 WIB
"Saya tidak memiliki kekuatan, saya tidak memiliki keberanian untuk bunuh diri, tapi saya pernah terpikir untuk melakukannya."
De La Hoya Pernah Terpikir Untuk Bunuh Diri
Kamis, 1 September 2011 | 16:40 WIB
Oscar de la Hoya [foto-dailypostal] -
LOS ANGELES - Kehidupan kacau yang menimpa mantan petinju legendaris Oscar de la Hoya mengaku bahwa ia pernah berniat bunuh diri usai kecanduan alkohol, obat terlarang dan selingkuh dengan istrinya yang membuat dirinya berada di 'dasar jurang'.

Hal itu diungkapkan Osar de la Hoya yang menjalani rehabilitasi sejak Mei lalu, dalam sebuah transkrip wawancara berbahasa Inggris yang dikeluarkan oleh jaringan Univision, Kamis (1/9).

Promotor tinju berusia 38 tahun itu, yang pernah meraih enam gelar juara di kelas berbeda mengungkapkan bahwa ia merasa ia telah menjalani hidup yang diluar kontrol. "Saya tidak memiliki kekuatan, saya tidak memiliki keberanian untuk bunuh diri, tapi saya pernah terpikir untuk melakukannya," kata de la Hoya, seperti dilaporkan AFP.

De la Hoya, juara Olimpiade 1992 Barcelona, memiliki pesona tersendiri di atas ring sehingga dijuluki sebagai 'Golden Boy' saat terjun ke tinju profesional. Penampilan fisik yang menawan, disertai dengan sukses di atas ring, menjadikan de la Hoya sebagai ikon bagi warga Amerika Serikat keturunan Hispanik.

"Saya kecanduan obat terlarang, yaitu kokain dan juga kecanduan alkohol. Tapi kecanduan kokain baru-baru ini saja," katanya kepada Univision.

"Dalam dua setengah tahun terakhhir, saya sudah sangat tergantung kepada alkohol daripada kokain. Saya merasa alkohol itu membawa saya ke tempat yang aman, ke tempat dimana saya merasa seolah-olah tidak ada orang yang berbicara kepada saya," katanya.

De la Hoya juga mengakui bahwa ia telah mengkhianati istrinya karena suka berselingkuh dengan wanita lain, tapi tingkat perselingkuhan tersebut menurutnya tidak separah yang dialami pegolf Tiger Wood.

Wood, salah satu atlet terkaya dunia itu, tidak membantah tuntutan lebih dari 14 wanita yang pernah dikencaninya, sebelum kemudian bercerai dengan istrinya Elin Nordegren. "Tapi kita tidak membicarakan Tiger Woods disini. Tapi saya memang orang yang tidak setia," tegas de la Hoya.

De la Hoya mengakhiri karirnya sebagai petinju profesional dengan rekor 39-6, dengan 30 kali diantaranya menang KO. Dalam rentang 16 tahun karirnya, ia telah mengoleksi gelar juara mulai dari kelas menengah, bulu super dan setelah dikalahkan Manny Pacquiao dari Filipina, ia kemudian beralih profesi sebagai promotor. [mad]

  
  
KOMENTAR:
Nama
Email
Komentar