Jumat, 20 Juli 2018 | 10:22 WIB
Dalam microblog itu, Rossi menyertakan foto mereka saat bersaing di sebuah tikungan.
Rossi Kenang Simoncelli Lewat Twitter
Selasa, 25 Oktober 2011 | 21:39 WIB
-
Skalanews - Tewasnya Marco Simoncelli membuat Valentino Rossi merasa kehilangan. Pebalap berjuluk The Doctor ini mengenang rekan senegaranya dalam akun twitter-nya, yang dipublish Selasa (25/10).

"Aku akan mengingat dia seperti ini. Misano 2011, ada persaingan!" tulis Rossi dalam akun-nya, @ValeYellow46. Dalam microblog itu, Rossi menyertakan foto mereka saat bersaing di sebuah tikungan.

Seperti masih tak percaya. Rossi masih mengenangkan persaingan mereka merebut tempat terhormat di ajang paling bergengsi di setiap race MotoGP.

Dalam akun twitternya , Valentino Rossi masih menyebutkan dirinya mengingat SuperSic.

Pembalap Honda Gressini asal Italia, Marco Simoncelli, meninggal dunia akibat kecelakaan pada balap MotoGP Malaysia, Minggu (23/10/2011). Dia dikenal sebagai sosok flamboyan dan salah satu pembalap berbakat di dunia otomotif.

Dengan gaya rambut kribonya, Simoncelli amat mudah dikenali. Sementara itu, bakat yang dimilikinya membuat Simoncelli selalu mendapat perhatian dari banyak pihak.

Kecelakaan yang melibatkan Collin Edwards dan Valentino Rossi tersebut membuat Simoncelli terkapar di lintasan. Upaya pihak media untuk menyelamatkannya gagal. Simoncelli tutup usia pada usia 24 tahun.

Dilahirkan di Cattolica, 20 Januari 1987, Simoncelli menyudahi karir balap domestiknya, dengan pindah ke tim Aprilia pada 2002. Saat itu, ia mengikuti kejuaraan MotoGP kelas 125cc.

Kemenangan pertamanya didapat pada 2004 setelah ia memulai balap dari pole position di GP Spanyol.

Pada 2006, ia kemudian naik tingkat ke kelas 250cc, dan pindah ke Tim Gilera. Bersama tim ini, Simoncelli meraih gelar juara dunia pada 2008.

Setelah meraih 12 kemenangan di kelas 250cc, ia kemudian beralih ke MotoGP. Pada 2010, Simoncelli membela Honda Gressini.

Pada Mei lalu, ia sempat terlibat kecelakaan kontroversial dengan pembalap Honda lainnya, Dani Pedrosa, saat keduanya mengikuti GP Prancis di Le Mans. Akibat kecelakaan itu, Pedrosa terpaksa menjalani operasi akibat menderita patah tulang pada bahunya.

Simoncelli dituduh telah melakukan manuver ilegal. Ia pun kerap mendapat kecaman dari fans Pedrosa akibat kasusnya dengan pembalap Spanyol tersebut.

Hasil terbaik yang ditorehkan Simoncelli di kelas MotoGP adalah posisi kedua, saat Casey Stoner memastikan gelar juaranya di GP Australia pekan lalu.

Sepekan setelah pencapaian tersebut, Simoncelli pun harus menghembuskan nafas terakhirnya. (buj)


  
  
KOMENTAR:
Nama
Email
Komentar