Rabu, 23 Oktober 2019 | 02:14 WIB
BI akan melakukan intervensi pasar agar rupiah menjauhi level Rp8.800.
BI Bakal Jaga Kondisi Rupiah Tetap Sehat dan Terjaga
Kamis, 20 Oktober 2011 | 14:12 WIB
-
Posisi rupiah yang berada di kisaran Rp 8.800 hingga Rp 9.000 per dolar AS dinilai akan tetap terjaga. Hal itu dikarenakan Bank Indonesia (BI) akan tetap berada di pasar guna membentengi rupiah agar stabil.

"Apabila rupiah bergerak naik hingga mendekati level Rp8.800, BI akan melakukan intervensi pasar agar rupiah menjauhi level tersebut," kata analis PT First Asia Capital, Ifan Kurniawandi Jakarta, Kamis (20/10).

Buktinya, lanjut dia, ketika rupiah sempat merosot hingga mendekati Rp9.000 per dolar. Namun karena BI intervensi di pasar membuat rupiah menjauhi level tersebut.

"Kami optimistis rupiah akan berada dalam kisaran itu sehingga kegiatan usaha para eksportir maupun importir tetap berjalan," ujarnya.

Salah satu faktor yang membuat BI bgeitu 'ngotot' untuk tetap menjaga rupiah agar tetap berada dalam koridor, ungkap dia, adalah gejolak ekonomi global. Karena, ditegaskan Ifan, jika otoritas moneter tidak melakukan intervensi secara aktif, maka bukan tidak mungkin posisi rupiah dalam keadaan tidak menentu.

Apalagi, ungkap dia, rupiah sempat mencapai Rp12.000 per dolar yang mengakibatkan ekonomi nasional terpuruk. Untungnya, pelan-pelan BI dapat mengantisipasinya. Belumlagi, BI saat ini memiliki cadangan devisa yang cukup baik.

Dengan fundamental ekonomi yang terus membaik yang didukung sektor konsumsi Indonesia merupakan negara yang dinlai mengalami pertumbuhan cukup baik, bahkan menjadi pasar yang menarik untu melakukan investasi.

"Prospek ekonomi Indonesia ke depan akan makin cerah dengan makin banyaknya investasi asing di dalam negeri, tuturnya.

Menurut dia, peluang rupiah untuk menguat pada akhir tahun masih tetap ada dengan masuknya investor asing ke pasar domestik untuk melakukan investasi baik dalam jangka pendek maupun panjang. Apabila dana asing masuk dalam jumlah besar, pada gilirannya rupiah akan bergerak naik, tandas Ifan. [mad]