Senin, 16 Desember 2019 | 12:36 WIB
"Kami mendorong BUMN untuk lebih banyak lagi ke pasar saham dalam negeri. Selain momentum yang diperkirakan bagus, IPO juga menjadi salah satu opsi untuk meningkatkan kinerja perusahaan."
Empat BUMN Bakal IPO Tahun 2012
Rabu, 17 Agustus 2011 | 16:59 WIB
Perusahaan baja asal Cilegon ini akan mencoba melantai di bursa tahun depan. -
Jakarta - Penawaran saham umum perdana kepada publik (IPO) pada 2012 mendatang setidaknya menargetkan setidaknya 4 perusahaan milik negara. "Kami mendorong BUMN untuk lebih banyak lagi ke pasar saham dalam negeri.

Selain momentum yang diperkirakan bagus, IPO juga menjadi salah satu opsi untuk meningkatkan kinerja perusahaan," kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar, usai memimpin Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-66, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (17/8).

Empat BUMN yang diharapkan listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah PT Semen Baturaja, Pegadaian, anak usaha Pertamina (PT Tugu Pratama--red) dan salah satu anak usaha PT Krakatau Steel. "Ke empat perusahaan itu berpeluang untuk IPO tahun depan. Mereka sudah melakukan berbagai persiapan sehingga tinggal melihat waktu yang tepat untuk masuk ke pasar," ujarnya.

Untuk  Semen Baturaja, menurut Mustafa, sudah mendapat persetujuan dari DPR untuk IPO. "Namun karena persiapannya belum rampung, dan kondisi pasar yang masih terpengaruh dari gejolak perekonomian global maka kemungkikan dialihkan tahun depan," tegas Mustafa.

Pada 2011 BUMN yang mencatatkan saham di BEI hanya PT Garuda Indonesia. "Tahun ini praktis tidak ada yang IPO kecuali PT Garuda yang sudah menjadi perusahaan terbuka," katanya.

Menerawang pasar saham yang diperkirakan kembali pulih pada 2012, opsi IPO Mustafa juga mendorong BUMN yang sudah 'go public' untuk melakukan 'right issue' (penawaran saham terbatas).

"PT Bank BTN Tbk, PT Kimia Farma Tbk, kami arahkan untuk 'right issue', demikian juga PT Garuda Indonesia Tbk, dan PT Krakatau Steel Tbk juga diminta untuk melihat peluang ini," ujarnya. [mad]