Jumat, 18 Oktober 2019 | 11:07 WIB
"Mereka tadi telah menjelaskan rencana investasi yang cukup besar, terutama menyangkut gas yang ada di lapangan Gas Abadi di Indonesia bagian timur."
Setelah Blok Mahakam, Giliran Blok Masela di Maluku Dicaplok Inpex
Jumat, 16 September 2011 | 19:44 WIB
Menteri Perekonomian Hatta Rajasa -
JAKARTA - Perusahaan eksplorasi minyak bumi dan gas asal Jepang, Inpex Corp Tokyo memastikan siap membangun terminal gas terapung di Blok Masela, Laut Arafuru, Maluku.

Penegasan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa usai menerima perwakilan Inpex di Jakarta, Jumat (16/9). "Mereka tadi telah menjelaskan rencana investasi yang cukup besar, terutama menyangkut gas yang ada di lapangan Gas Abadi di Indonesia bagian timur," bebernya.

Rencananya pada 2013-2014, lanjut Hatta, pembangunan fasilitas gas tersebut akan dimulai. Sehingga diharapkan pada 2017-2018 dapat segera beroperasi. Produksi gas di Blok masela, Laut arafuru, Maluku itu berkisar hingga 2,5 juta metrik ton gas per tahun.

Ia melanjutkan, dengan dibangunnya fasilitas gas terapung tersebut diharapkan dapat menjadi lapangan gas kedua terbesar di Indonesia setelah Blok Mahakam, Kalimantan Timur dan lebih besar dari Blok Tangguh, Papua.

"Inpex tidak meminta dukungan fiskal terkait pembangunan fasilitas gas ini, namun mereka meminta bagaimana proyek dapat berjalan lancar melalui percepatan proses perijinan," kata Hatta.

Sehingga, harap dia, terminal gas tersebut dapat memperkokoh kepentingan nasional dalam penyediaan suplai gas dalam negeri, selain untuk kebutuhan ekspor.

"Kita menginginkan karena size besar, sebagian kita gunakan untuk produksi dalam negeri, jadi bisa memperkuat suplai dalam negeri. Saya juga membicarakan blok Mahakam, agar betul-betul gas Mahakam untuk menyuplai Jawa melalui receiving terminal di Jawa Barat yang dibangun Pertamina dan PN Gas," bebernya.

Saat ini Inpex telah menjadi salah satu pengelola Blok Mahakam dan dipastikan akan berinvestasi sebesar lima miliar dolar AS untuk pembangunan fasilitas gas terapung di Blok Masela.

Cadangan gas yang dimiliki lapangan Gas Abadi di Blok Masela saat ini diperkirakan sebesar sembilan triliun kaki kubik. Lapangan Gas Abadi ini memiliki seperlima dari keseluruhan potensi gas Blok Masela dan diperkirakan juga menghasilkan minyak 8.400 barel per hari. [mad]