Minggu, 15 Desember 2019 | 07:08 WIB
Jangan hari ini tanda tangan MoU tapi kemudian goodbye.
Presiden SBY : Investor Jangan Sandera Pembangunan
Jumat, 21 Oktober 2011 | 14:26 WIB
-
Para investor diminta untuk serius memenuhi komitmennya dalam pengembangan suatu kawasan wisata dan tidak menyandera pembangunan.

Hal ini diutarakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jumat (21/10),  saat meresmikan kawasan wisata Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

"Jangan hari ini tanda tangan MoU tapi kemudian goodbye. Itu sama dengan menyandera. Yang lain tidak bisa mengerjakan, sementara yang sudah menandatangani MoU tidak kunjung melaksanakan apa yang sudah dijanjikan," tukas Presiden.

Presiden berharap, semua pihak dapat bekerja sama secara serius agar seluruh investasi itu berjalan dengan baik bagi kemakmuran masyarakat Indonesia.

"Negara kita banyak yang tersandera seperti itu. Entah 15 atau 10 tahun yang lalu, investor mendapatkan konsesi untuk melakukan usaha di Indonesia ini namun mereka lalai, tidak dikerjakan, merugi," katanya.

Apabila itu yang terjadi, sambung Presiden, rakyat tidak memperoleh apa-apa, sementara pihak lain yang ingin mengerjakan tidak bisa karena alasan hukum dan lain-lain.

"Inilah yang harus kita bersihkan di negeri ini. Jangan serakah mendapatkan ijin dimana-mana, tapi tidak konsekuen dan tidak dilaksanakan," tandas Presiden Yudhoyono.

Presiden juga meminta daerah untuk siap menerima investasi serta harus bisa menciptakan perda dan iklim usaha yang baik. "Saya melihat beberapa daerah di negeri ini, apa yang sudah direncanakan macet. Ada permintaan yang berlebih-lebihan sehingga terkunci semuanya," papar SBY. (buj)