Rabu, 26 Februari 2020 | 21:18 WIB
Provinsi NTT, NTB, dan Bali masuk dalam koridor lima. Kebutuhan investasi untuk Nusa Tenggara sebesar Rp121,6 triliun yang tentunya membutuhkan dukungan semua pihak, pemerintah, BUMN, dan swasta
Nusa Tenggara Butuh Investasi Rp121 Triliun
Selasa, 25 Oktober 2011 | 16:37 WIB
Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini -
Skalanews - Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini mengungkapkan, untuk mengembangkan koridor Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur dibutuhkan investasi sebesar Rp121,6 triliun.

"Provinsi NTT, NTB, dan Bali masuk dalam koridor lima. Kebutuhan investasi untuk Nusa Tenggara sebesar Rp121,6 triliun yang tentunya membutuhkan dukungan semua pihak, pemerintah, BUMN, dan swasta," ujarnya, di sela-sela acara Nusa Tenggara Investment Day, di Jakarta, Selasa (25/10).

Dia mengatakan, di tempat-tempat tersebut kekayaan alam yang belum dikembangkan secara optimal masih sangat besar karena belum ada investasi yang masuk ke daerah tersebut. Dari hasil penelitian yang dilakukan pihaknya bekerjasama dengan LPEM-UI, terdapat beberapa sektor yang bisa dikembangkan, seperti pertanian jagung, tembakau, petenakan sapi, kelautan, termasuk garam dan rumput laut, emas, mangan, marmer.

Selain itu juga terdapat potensi Sumber Daya Alam yang dapat dikembangkan serta panorama alam yang indah dan mempesona yang dapat dijadikan tempat wisata menarik.

Menurut Zulkifli, untuk mengembangkan potensi-potensi tersebut, dibutuhkan komitmen dari pemerintah, BUMN, dan swasta. Pihak Bank Mandiri sendiri, telah menyatakan komitmennya guna mengembangkan kawasan timur Indonesia.

Untuk kawasan Nusa Tenggara, Bank Mandiri telah menyalurkan kredit per 30 September 2011 sebesar Rp880 miliar, dengan pertumbuhan 96,5 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara kredit modal kerja mengalami pertumbuhan sebesar 117 persen.

"Hal ini membuktikan pertumbuhan usaha di kedua kawasan tersebut. Dibandingkan dengan pertumbuhan kredit nasional sebesar 23 persen, ini membuktikan komitmen Bank Mandiri di NTT dan NTB karena Bank Mandiri yakin potensi yang besar di provinsi ini," tegasnya.[Wahyu Sabda Kuncahyo/Pay]