Sabtu, 22 Februari 2020 | 17:01 WIB
Kami tidak komit untuk menambah modalnya sampai dengan lima tahun menjadi 300 juta ringgit. Kami sudah sampaikan itu ke Bank Negara Malaysia, tetapi belum ada respon
Penolakan Bank Mandiri Buka Kantor Cabang Belum Direspon Malaysia
Rabu, 12 Oktober 2011 | 18:28 WIB
-
Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero), Tbk. Zulkifli Zaini mengatakan, Bank Negara Malaysia (BNM) belum merespon penolakan pihaknya terkait pemenuhan sejumlah persyaratan prinsip dalam rencana pembukaan cabang Bank Mandiri di Negeri Jiran itu.

"Kami tidak komit untuk menambah modalnya sampai dengan lima tahun menjadi 300 juta ringgit. Kami sudah sampaikan itu ke Bank Negara Malaysia, tetapi belum ada respon," kata Zulkifli, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (12/10).

Dia menjelaskan, pihaknya baru akan menambahkan modal sejalan dengan perkembangan bisnis perusahaan. Jika pertumbuhan kredit Bank Mandiri di sana nantinya mengalami kenaikan, maka pihaknya tentu akan menambah modal sesuai kebutuhan bisnis perusahaan.

"Tetapi kalau di luar perkiraan kami, bisnis di Malaysia itu belum meningkat, maka kami tidak komit untuk menambah modal menjadi 300 juta ringgit. Sementara mereka menyampaikan, meski bisnisnya tumbuh atau tidak tumbuh maka setelah lima tahun kami harus menambah modal menjadi 300 juta ringgit," jelasnya.

Bukan cuma itu, lanjut Zulkifli, Bank Mandiri juga enggan memenuhi keinginan bank sentral Malaysia yang menuntut adanya pembatasan untuk membuka cabang dan pembatasan jumlah ATM. "Kita juga dibatasi hanya boleh membuka 12 cabang, kami tidak mau dibatasi seperti itu. Kalau bisnisnya meningkat, tentu boleh saja menambah cabang, seperti yang dilakukan bank Malaysia di Indonesia," katanya.

Sedangkan dari sisi permodalan, Bank Mandiri sudah memenuhi syarat seperti yang diminta BNM bahwa harus memiliki modal di atas Rp50 triliun. "Saat ini kami memiliki modal sebesar Rp56,6 triliun. Sebenarnya pembukaan cabang itu tidak terlalu mahal, kami kan sudah biasa membuka cabang. Tapi di sini (Malaysia) mungkin yang agak berbeda sedikit," ujarnya.

Seperti diketahui, ada tiga persyaratan prinsip yang dikeluarkan bank sentral Malaysia terkait rencana Bank Mandiri yang ingin membuka cabang di Malaysia, yakni penambahan modal menjadi 300 juta ringgit, pembatasan jumlah cabang, dan pembatasan jumlah anjungan tunai mandiri (ATM). [Wahyu Sabda Kuncahyo/Bus]