Selasa, 21 Mei 2019 | 08:41 WIB
Kami telah salurkan pembiayaan syariah hingga September sebesar Rp6,5 triliun atau 30 persen dari total pembiayaan syariah Bank Muamalat sebesar Rp21 triliun
Muamalat Genjot Pembiayaan Sektor Konsumsi
Kamis, 13 Oktober 2011 | 16:03 WIB
-
PT Bank Muamalat, Tbk akan terus menggenjot penyaluran pembiayaan syariah di sektor konsumsi, yang nilainya mencapai 40 persen hingga tahun 2012 mendatang.

Direktor Complience and Risk Management Bank Muamalat, Andi Buchari mengatakan secara keseluruhan, per September 2011 pertumbuhan kredit konsumsi telah mencapai 24,8 persen dari total kredit perbankan Indonesia.  

"Kami telah salurkan pembiayaan syariah hingga September sebesar Rp6,5 triliun atau 30 persen dari total pembiayaan syariah Bank Muamalat sebesar Rp21 triliun," ujar Andi, di Jakarta, Kamis (13/10).

Dia menjelaskan, porsi terbesar dari pembiayaan syariah sektor konsumsi yang digelontorkan Bank Muamalat sekitar 60 persennya digunakan untuk pembiayaan kepemilikan rumah sedangkan sisianya, 40 persen untuk pembiayaan kepemilikan kendaraan bermotor.

Menurut Andi, Bank Muamalat akan terus menggenjot pembiayaan di sektor konsumsi hingga akhir tahun 2011 ini. Untuk itu, pihaknya juga membentuk divisi baru consumer financing yang berperan dalam meningkatkan pembiayaan di sektor konsumsi.

"Penyaluran pembiayaan kita selama ini melalui anak perusahaan Bank Muamalat, Al - Ijarah Indonesia Finance, maka kita siapkan divisi consumer financing untuk membantu pembiayaan ke sektor konsumsi langsung," katanya.

Selain itu, dalam penyaluran pembiayaannya Bank Muamalat juga menargetkan dua persen net NPF (non performing financing) hingga akhir tahun 2011.

"Net NPF kita 3,5 persen, tapi kita targetkan sampai akhir 2011 menjadi dua persen karena ini melibatkan perusahaan yang terkena imbas krisis 2008," jelasnya. (wahyu sk/bus)