Rabu, 17 Januari 2018 | 06:31 WIB
"Paling lambat pada akhir 2012. Saya sudah bicara dengan tiga providernya dan mereka menyanggupi selesai tahun depan."
BI Pastikan Penyatuan ATM Tuntas 2012
Minggu, 23 Oktober 2011 | 16:05 WIB
ilustrasi -
Skalanews - Jika tidak ada aral melintang, penyatuan tiga jaringan nasional anjungan tunai mandiri (ATM) diperkirakan akan tuntas pada 2012 mendatang. Demikian disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia Ardhayadi Mitroatmodjo.

"Paling lambat pada akhir 2012. Saya sudah bicara dengan tiga providernya dan mereka menyanggupi selesai tahun depan," ujarnya di Bali, Minggu (23/10).

Tiga perusahaan operator ATM di Indonesia, yakni PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa), PT Rintis Sejahtera (Prima), dan PT Daya Network Lestari (ALTO), nantinya tidak akan merger. Namun, menurut dia, hanya akan menyatukan jaringan mereka.

"Sehingga dengan jaringan yang terintegrasi semua bank bisa terkoneksi, sehingga transaksi antarbank manapun bisa dilakukan secara real time dengan ATM termasuk transfer dari luar negeri," katanya.

Penyatuan jaringan ATM tersebut, lanjut dia, merupakan bagian dari program BI national payment system gateway yang diarahkan untuk menyiapkan sistem pembayaran terpadu untuk menghadapi penyatuan masyarakat ASEA 2015.

"Jelas ini akan menguntungkan masyarakat, dan bagi BI ini akan memudahkan untuk pengawasan dan memperlancar tugas sistem pembayaran BI," ungkapnya.

Dua bank besar di Indonesia BCA yang menggunakan jaringan ATM Prima dan Bank Mandiri yang memakai jaringan ATM Bersama selama ini belum menggabungkan jaringan sehingga transaksi antar dua jaringan itu tidak bisa dilakukan.

Penyatuan masyarakat ASEAN menuntut perbankan Indonesia menyatukan jaringan ATM mereka sehingga memudahkan transaksi-transaksi dengan bank-bank di negara ASEAN. [mad]

  
  
Berita Terkait: