Sabtu, 25 Januari 2020 | 11:41 WIB
Merpati pada 2011 memperoleh PMN sebesar Rp561 miliar. Sementara pada 2012, perseroan mengusulkan PMN kepada pemerintah sebesar Rp250 miliar.
Dana PMN Diberhentikan, Dahlan Harap Merpati Dapat Lebih Baik
Selasa, 25 Oktober 2011 | 19:30 WIB
-
Skalanews - PT Merpati Nusantara Airlines dipastikan tidak akan mendapatkan suntikan dana dalam bentuk Penyertaan Modal Negara (PMN) pada 2012 mendatang. Sebab, Merpati diprediksi dapat bangkit kembali dan mengembangkan 'sayapnya'.

"PMN untuk Merpati tahun 2011 merupakan yang terakhir. Tahun depan tidak ada lagi PMN untuk Merpati," ujar Menteri BUMN Dahlan Iskan, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (25/10).

Dengan PMN yang dikucurkan pada tahun ini, mantan Dirut PLN ini berharap Merpati bisa lebih baik lagi dan operasional perusahaan semakin lancar. "Saya masih yakin Merpati itu bisa bangkit lagi. Tanpa suntikan lagi Merpati harus bisa terbang lagi," katanya.

Merpati pada 2011 memperoleh PMN sebesar Rp561 miliar. Sementara pada 2012, perseroan mengusulkan PMN kepada pemerintah sebesar Rp250 miliar. "Kami meminta jangan ada lagi tambahan suntikan kepada Merpati," katanya.

Saat ini Merpati masuk dalam program restrukturisasi yang ditangani oleh PT Perusahaan Pengelola Aset yang diketahui sudah menandatangani pemberian dana talangan sebesar Rp561 miliar kepada Merpati.

"Saya yakin direksi Merpati dengan dana yang ada saat ini dapat bertahan, dan membawa Merpati ke arah yang lebih bagus," ungkap Dahlan.

Dahlan menegaskan, dengan begitu, setelah suntikan modal diselesaikan maka Merpati secara psikologis dapat menyelesaikan masalahnya. "Tetapi... apakah Merpati bisa keluar dari tekanan kerugian... nanti kita lihat. Yang penting sekarang bertahan dulu," tandasnya. [mad]