Kamis, 25 April 2019 | 21:45 WIB
Untuk laba komprehensif periode berjalan tahun ini, Garuda mengalami peningakatan sekitar 472 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu yang merugi Rp127,6 miliar.
Laba Kuartal III Garuda Capai Rp473,6 Miliar
Jumat, 28 Oktober 2011 | 22:35 WIB
PT Garuda Indonesia -
Skalanews - Laba komprehensif dicapai PT Garuda Indonesia Tbk pada kuartal III/2011 sebesar Rp473,6 miliar dengan pendapatan Rp6,9 triliun. "Pendapatan itu meningkat sebesar 40 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp4,92 triliun," kata Dirut Garuda, Emirsyah Satar kepada pers di Jakarta, Jumat (28/10).

Untuk laba komprehensif periode berjalan tahun ini, menurut dia, pihaknya mengalami peningakatan sekitar 472 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu yang merugi Rp127,6 miliar.

Salah satu langkah yang dapat meningkatkan pendapatan dan laba komprehensif, lanjut Emirsyah, adalah melalui pelaksanaan berbagai langkah efisiensi dan ekspansi operasional perusahaan. "Ya ini buah dari apa yang kami sebut 'Quantum Leap' untuk mengembangkan Garuda hingga tahun 2015," ujarnya.

Sedangkan untuk pencapaian jumlah penumpang selama kuatal III tahun ini, ungkap dia, Garuda mengangkut sebanyak 4,52 juta penumpang atau meningkat 28,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 3,51 juta penumpang.

Tidak hanya itu, lanjut dia, kapasitas produksi (availability seat kilometer/ASK) juga mengalami peningkatan sebesar 20,6 persen menjadi 8,44 miliar dari 6,99 miliar seat kilometer pada tahun kemarin.

Sementara untuk 'yield' penumpang juga mengalami peningkatan sebesar 19,5 persen menjadi 10,3 sen dolar AS dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 8,62 sen dolar AS.

"Frekuensi penerbangan domestik dan internasional juga mengalami peningkatan sebesar 24,8 persen menjadi 33.613 penerbangan, dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 26.924 penerbangan," bebernya.

Sehingga total frekuensi penerbangan keseluruhan tersebut, tambah Emirsyah, frekuensi penerbangan di domestik meningkat sebesar 25,6 persen menjadi 24.546 penerbangan dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 19.536 penerbangan.

Untuk penerbangan internasional juga meningkat sebesar 25,74 persen menjadi 5.853 penerbangan dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.655 penerbangan. Sedangkan tingkat isian penumpang meningkat sebesar 2,37 persen menjadi 78,25 persen, dari 76,44 persen pada periode yang sama tahun lalu.

"Utilisasi pesawat juga meningkat 11 persen menjadi 10:58 dari 9:52 jam pada periode yang sama tahun lalu," ujarnya.

Ia menjelaskan, sementara untuk tingkat ketepatan penerbangan (OTP) mengalmai penurunan sebanyak 6,73 persen atau hanya sebesar 83,20 persen dibanding periode yang sama tahun sebesar 89 persen. "Pangsa pasar domestik juga naik 31 persen, meningkat lima persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 26 persen," ucapnya.

Pasar penumpang pesawat udara domestik pada periode Januari-Juli 2011, tutur dia juga mengalami pertumbuhan sebesar 15 persen. "Namun pasar penumpang Garuda Indonesia pada periode tersebut meningkat signifikan sebesar 39 persen atau lebih tinggi dari peningkatan maskapai lainnya yang rata ? rata sebesar 8 persen," tandas Emirsyah. [mad]