Jumat, 18 Oktober 2019 | 11:39 WIB
"Manajemen menganggap kondisi sekarang saatnya untuk berinvestasi berdasarkan proyeksi ekonomi mendatang lebih baik."
Ekonomi Membaik, Intiland Bakal Banjir Proyek
Senin, 31 Oktober 2011 | 21:51 WIB
[foto-ist] -
Skalanews - Seiring dengan membaiknya iklim ekonomi di Indonesia, membuat roda bisnis PT Intiland Development Tbk kian berputar kencang. Buktinya, dalam waktu yang tidak akan lama lagi, Intiland bakal membangun proyek baru di sektor hunian, kombinasi bertingkat tinggi, sewa, serta kawasan industri.

"Manajemen menganggap kondisi sekarang saatnya untuk berinvestasi berdasarkan proyeksi ekonomi mendatang lebih baik," kata Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland Archied Noto Pradono di Jakarta, Senin (31/10).

Untuk sektor hunian perkotaan, lanjut dia, Intilang akan segera meluncurkan dua proyek baru yakni Graha Natura di Surabaya dan Serenia Hills di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Tidak hanya berhenti sampai disitu, Intiland juga telah meluncurkan gugus-gugus baru di proyek-proyek yang sudah berjalan, seperti Talaga Bestari di Kabupaten Tangerang, dan Graha Famili di Kota Surabaya.

Sedangkan unit-unit rumah di proyek Pinang Residences yang berlokasi di Jakarta Selatan, kini sudah habis terjual. Sementara untuk sektor kombinasi bertingkat, Intiland menyiapkan tujuh proyek baru yang tersebar di sejumlah lokasi.

Ketujuh proyek tersebut empat diantaranya berada di Surabaya yakni Spazio, apartemen Sumatra 36, National Hospital dan Praxis. Proyek lainnya yakni Westone City, di Jakarta Barat, proyek TB Simatupang di Jakarta Selatan dan sebuah proyek hunian plus komersial di dekat bandara internasional Sukarno-Hatta.

"Di segmen kawasan industri, kami masih fokus pada pengembangan Ngoro Industrial Park 2 seluas 240 hektar. Sejak awal tahun ini, pembangunan Ngoro 2 sangat pesat, beberapa investor asing sudah masuk dan mendirikan pabriknya di sana," bebernya.

Kemajuan pesat lainnya terjadi pada sektor sewa (hospitality) melalui pengembangan jaringan Whiz Hotel, bahkan November dan Desember 2011, perseroan akan membuka dua hotel baru yakni Whiz Hotel Semarang dan Grand Whiz Hotel Kuta, Bali.

Pengembangan Whiz Hotel lainnya adalah tahapan pembangunan konstruksi Whiz Hotel Balikpapan serta diperolehnya lokasi baru untuk pembangunan hotel di Bogor, Makasar, Pekanbaru, Manado, Surabaya, dan Samarinda.

Penambahan proyek-proyek baru skala besar tersebut, dinilai Archied mampu menopang pertumbuhan kinerja Intiland secara berkelanjutan. Manajemen Intiland berusaha menggenjot pertumbuhan usaha, baik secara organik maupun non-organik, seperti akuisisi atau lewat kerjasama strategis.

"Kami selalu membuka pintu seluas-luasnya untuk melakukan kerjasama strategis dengan investor atau pemilik lahan untuk bisa sukses bersama-sama. Beberapa proyek baru skala besar saat ini juga berhasil kami kembangkan dengan konsep kerjasama strategis, termasuk untuk pengembangan jaringan Whiz Hotel," tandas Archied. [mad]