Kamis, 21 Februari 2019 | 06:45 WIB
Kasus Bawang, Bukti Koordinasi Antar Kementerian Tak Jalan
Sabtu, 16 Maret 2013 | 21:58 WIB
-

Skalanews -Di semprotnya dua kementerian terkait dengan meroketnya harga bawang, baik bawang merah dan bawang putih, oleh Presiden SBY, memperlihatkan koordinasi antar kementerian tak optimal.

Karena, Presiden sendiri menyebut, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian, saling lempar tanggung jawab. Pernyataan kepala negara itu hanya kian menguatkan, antar kementerian yang fungsinya saling terkait, berjalan sendiri-sendiri alias koordinasi tak jalan.

Dosen Ilmu Politik UIN Syarif Hidyatullah, Saleh Daulay, mengatakan itu di Jakarta, Sabtu(16/3).  Menurut Saleh,  semestinya Presiden SBY tidak boleh menunjukkan dan menginformasikan kemarahannya kepada publik. Masalah ini harus diselesaikan secara internal di tingkat kabinet.

“Dengan kemarahan seperti ini, Presiden SBY secara tidak langsung menyampaikan kepada publik tentang dua hal. Pertama, arahan presiden tidak diikuti oleh para menteri yang menjadi bawahannya,” kata dia.

Hal kedua,  kata Saleh, Presiden menunjukkan kepada publik bahwa ada kekurangan kordinasi antara kementerian yang ada. Namun yang mengecewakan, persoalan seperti ini sudah berulangkali terjadi.

"Semestinya,  presiden sudah bisa mengambil tindakan tegas kepada menteri terkait. Kalau tidak, bisa saja kejadian seperti ini akan terulang lagi di masa yang akan datang,” ungkap  dia. (agussupriyanta)