Selasa, 20 November 2018 | 07:39 WIB
Nilai Tukar Petani Jambi Naik 0,63 Persen
Sabtu, 2 November 2013 | 21:26 WIB
ilustrasi -

Skalanews - Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Jambi naik sebesar 0,63 persen dibanding bulan sebelumnya yaitu dari 87,56 point menjadi 88,11 point pada Oktober 2013.

"Pada Oktober 2013, kenaikan indeks harga hasil produksi pertanian lebih besar dari kenaikan indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga maupun untuk keperluan produksi pertanian," kata Kepala BPS Jambi Yos Rusdiansyah, Sabtu (2/11).

Nilai Tukar Petani diperoleh dari perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani dalam persentase merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di pedesaan.

"NTP juga menunjukkan daya tukar (term of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi," kata Yos lagi.

Pada Oktober 2013, NTP empat subsektor mengalami kenaikan yaitu subsektor tanaman pangan naik sebesar 0,13 persen, hortikultura naik sebesar 0,31 persen dan subsektor tanaman perkebunan rakyat naik sebesar 1,02 persen serta subsektor peternakan naik sebesar 1,22 persen.

Sedangkan NTP pada subsektor perikanan turun sebesar 0,20 persen. Pada Oktober 2013 NTP untuk subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 88,64 atau naik 1,02 persen.

Sementara itu Indeks yang diterima petani naik sebesar 1,51 persen sedangkan indeks yang dibayar petani naik
sebesar 0,48 persen.

Pada Oktober 2013, NTP subsektor Perikanan sebesar 90,01 atau turun 0,20 persen dan indeks yang diterima petani naik sebesar 0,43 persen dan indeks yang dibayar petani naik sebesar 0,63 persen. [mad/ant]