Kamis, 20 Februari 2020 | 09:01 WIB
Realisasi Tanam Padi Langkat 32.259 Hektare
Kamis, 25 September 2014 | 09:49 WIB
Ilustrasi -

Skalanews - Realisasi tanam padi di Kabupaten Langkat, Sumatera Utarahingga pertengahan September, sudah mencapai 32.259 hektare dari target pertanaman seluas 82.252 hektare.

"Ada 32.259 hektare realisasi pertanaman padi," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Langkat Basrah Daulay melalui Kepala Bidang Produksi Yusfik Helmi, di Stabat, Kamis (25/9).

Realisasi pertanaman padi itu bertambah dari Agustus yang lalu seperti di Kecamatan Sei Bingei, Tanjungpura, Secanggang, Babalan, Sirapit, katanya.

Pertambahan pertanaman padi, karena sekarang ini memasuki musim basah (hujan), sehingga persemaian yang ada, harus secepatnya ditanam dengan berbagai pola tanam yang sudah ditentukan oleh kelompok tani sendiri.

Melalui peningkatan realisasi tanam padi yang ada sekarang ini, diharapkan hingga akhir Desember mendatang, target pertanaman akan dapat tercapai, apalagi di beberapa kecamatan lainnya juga sudah ada yang panen.

Seperti di Sei Bingei sudah panen 70 ton padi, Selesai 69 ton, Hinai 67 ton, Secanggang 52 ton, Tanjungpura 61 ton, Besitang 56 ton dan Pangkalan SUsu 52 ton, sambungnya.

Pada bahagian lain Yusfik menjelaskan peningkatan pertanaman juga terjadi terhadap jagung, kedele, maupun tanaman sayuran dan palawija.

Seperti jagung sudah realisasi tanam seluas 13.804 hektare, kedele 447 hektare, kacang tanah 538 hektare, kacang hijau 666 hektare, ubi kayu 526 hektare, ubi jalar 348 hektare, cabai 411 hektare.

Selain itu, kacang panjang 531 hektare, terong 218 hektare, timun 303 hektare, semangka 1.140 hektare, sawi 106 hektare, bayam 103 hektare, tomat 28 hektare, bunga kol 28 hektare, kangkung 63 hektare.

"Penambahan luas pertanaman tentu akan menambah peningkatan produksi, sehingga diharapkan menjelang hari raya Idul Adha nanti 5 Oktober tidak terjadi kenaikan harga, karena pasokan yang cukup dari petani," ungkapnya.
 [mad/ant]