Selasa, 22 Oktober 2019 | 08:44 WIB
Hingga Agustus 2011 penerimaan negara dari sektor perpajakan sudah mencapai 60,9 persen dari total target dalam APBN-P 2011 yang dipatok sekitar Rp878,7 triliun.
Realisasi Penerimaan Dari Pajak Sudah Lebih 60 Persen
Senin, 12 September 2011 | 21:41 WIB
ilustrasi [foto-MI] -
Jakarta - Pemerintah merasa yakin bahwa penerimaan negara dari sektor pajak akan sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam APBN-P 2011.

Menurut,  Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Bambang Brodjonegoro mengatakan hingga Agustus 2011 penerimaan negara dari sektor perpajakan sudah mencapai 60,9 persen dari total target dalam APBN-P 2011 yang dipatok sekitar Rp878,7 triliun.

Khusus penerimaan yang dikelola oleh Ditjen Pajak yakni Penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPn), sudah mencapai 58,4 persen.

"PPh non Migas sudah mencapai 53,4 persen, dan yang jadi konsen realisasi PPn dan PPnBM yang baru mencapai 52,7 persen dari target," ungkap Bambang, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (12/9).

Dia menjelaskan, penerimaan negara dari kepabeanan dan cukai jauh lebih tinggi dibandingkan realisasi penerimaan perpajakan secara keseluruhan. Realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai sudah mencapai 75 persen dari target yang ditetapkan dalam APBN-P 2011, yakni sebesar Rp115 triliun.

Menurutnya, sektor terbesar pemberi kontribusi dalam penerimaan negara dari kepabeanan dan cukai adalah Bea Keluar yang sudah di atas 80 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp25,4 triliun. Sementara penerimaan cukai sudah mencapai 70 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp68,1 triliun, dan Bea Masuk sudah mencapai 74 persen dari target yang dipatok pada kisaran Rp21,5 triliun.

"Secara keseluruhan penerimaan perpajakan jika dibandingkan dengan Agustus tahun 2010 atau periode yang sama tahun sebelumnya, realisasi tahun ini meningkat 19,5 persen," tegas Bambang. (wah)