Selasa, 11 Desember 2018 | 03:42 WIB
Penyerapan anggaran KUR hingga kuartal III-2011 telah mencapai 103%
BUMN Masih Tunggu Tambahan Dana KUR
Selasa, 13 September 2011 | 19:30 WIB
Ilustrasi -
Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih menunggu keputusan dari Kementerian Koordinator Perekonomian untuk tambahan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) di akhir tahun 2011.

Deputi Bidang Jasa Kementerian BUMN Parikesit Suprapto mengatakan, penyerapan anggaran KUR hingga kuartal III-2011 telah mencapai 103%, atau sudah melampaui target yang ditetapkan pemerintah. "Sudah melampaui target, sudah 103 persen total penyalurannya, tinggal kita menunggu keputusan dari Menko, mau diteruskan atau tidak," ujar Parikesit, saat dijumpai di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (13/9).

Menurutnya, untuk realisasi KUR tahun ini, hingga 9 September sudah mencapai Rp20.596,6 miliar kepada 1.400.605 debitur, dari target penyaluran sebesar Rp20 triliun

Dia menjelaskan, rincian penyaluran KUR melalui BNI Rp2.270 miliar (90,81%) dengan jumlah 34.862 debitur, melalui BRI Ritel Rp2.144 miliar dengan 11.669 debitur, BRI Mikro Rp9.702 miliar dengan 1.228.662 debitur, total penyaluran melalui BRI Rp11.848 miliar (118,5%).

Untuk Mandiri Rp2.678 miliar (89,3%) dengan 80.500 debitur, BTN Rp461 miliar (57,7%) dengan jumlah debitur 3.473. Sedangkan Bukopin Rp135 miliar (38,7%) dengan 1.053 debitur, BSM Rp541,8 miliar (90,3%) dengan 6.198 debitur, dan 13 BDP Rp2.662 miliar (96,8%) dengan jumlah debitur sebanyak 34.187.

Sementara itu, lanjut Parikesit, untuk Realisasi bulanannya adalah pada Januari Rp1.868,3 miliar dengan 151.758 debitur, Februari Rp1.896,3 miliar dengan 148,010 debitur, Maret Rp2.704,5 miliar dengan 164.650, April Rp2.389,0 miliar dengan 156,479 debitur, Mei Rp2.444,7 miliar dengan 164.638, Juni Rp3.272,1 miliar dengan 203.871, Juli Rp2.714,0 miliar dengan 194.188 debitur, Agustus Rp2.950,4 miliar dengan 200.521 debitur, dan September Rp177,9 miliar dengan 13.546 debitur.(wah)