Kamis, 21 Maret 2019 | 03:30 WIB
Dana hasil penghematan itu rencananya akan digunakan untuk cadangan resiko fiskal.
Hemat Anggaran, Pemerintah Usul Pembatasan Premium
Senin, 10 Oktober 2011 | 13:17 WIB
Menteri Keuangan Agus Martowardojo -
Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengungkapkan, pemerintah mengusulkan pembatasan konsumsi bensin premium untuk mobil di Jawa-Bali mulai April 2012 mendatang. Menurutnya, hal ini akan membuat pemerintah menghemat anggaran Rp4,9 triliun pada 2012.

"Pengaturan volume konsumsi ini akan menghemat anggaran Rp4,9 triliun. Sehingga total subsidi BBM (2012) Rp118,7 triliun, lebih rendah dari usulan awal Rp123,6 triliun," ujar Agus, dalam rapat kerja di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (10/10).

Dia menjelaskan, dana hasil penghematan itu rencananya akan digunakan untuk cadangan resiko fiskal. Namun, usulan ini masih harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari Badan Anggaran DPR.

Menurut Agus, pembatasan konsumsi BBM subsidi  harus dilakukan pemerintah karena setiap tahunnya konsumsi bensin premium selalu naik 8 persen. Tanpa pembatasan ini maka konsumsi BBM subsidi di 2012 bisa mencapai 43,7 juta kiloliter (KL). Melalui pembatasan konsumsi premium kendaraan roda empat di Jawa-Bali ini, maka pemerintah bisa menekan volume konsumsi BBM subsidi menjadi 37,8 juta KL yang terdiri dari 22,2 juta KL premium dan 15,6 juta KL minyak tanah dan solar.[Wahyu Sabda Kuncahyo/Pay]