Kamis, 21 Maret 2019 | 03:04 WIB
Diperlukan investasi dari pihak swasta guna melakukan pengalihan konsumsi Premium ke Pertamax.
Capai Target BBM, Pemerintah Butuh Swasta
Senin, 10 Oktober 2011 | 13:15 WIB
Ilutrasi antrian di SPBU -
Target volume Bahan Bakar Minyak sebesar 37,8 juta kiloliter bisa tercapai pada tahun 2012 mendatang. Asalkan disertai adanya perubahan regulasi seperti perpres 55 tahun 2005, serta pengaturan ulang penggunaan BBM bersubsidi.

Demikian dikatakan Direktur Utama PT Pertamina (persero) Karen Agustiawan, dalam rapat kerja di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (10/10).

Menurutnya, diperlukan investasi dari pihak swasta guna melakukan pengalihan konsumsi Premium ke Pertamax. Kebutuhan investasi tersebut mengingat banyak SPBU yang dimiliki pihak swasta. "Untuk mencapai 37,8 juta kiloliter, titik beratnya di SPBU swasta karena butuh modal untuk menampung Pertamax," ujarnya.

Pasalnya, lanjut Karen, dari jumlah SPBU yang ada sekitar 4400, hanya 70 diantaranya yang dimiliki Pertamina, selebihnya dimiliki swasta, dan ada sekitar 1700 SPBU swasta di Jawa-Bali. Sehingga total investasi yang dibutuhkan SPBU swasta di Jawa Bali sebesar Rp232 miliar. Sementara, untuk di luar Jawa-Bali dibutuhkan investasi sebesar Rp291 miliar. [Wahyu Sabda Kuncahyo/Pay]