Jumat, 19 Juli 2019 | 00:33 WIB
Harga udang windu di Makassar, bisa mencapai Rp150 ribu per kilogram lebih tinggi dibandingkan harga di tingkat pengumpul di Palu yang hanya Rp75 ribu per kilogramnya.
Pasar Makassar Jadi Buruan Penambang Udang Donggala
Minggu, 30 Oktober 2011 | 11:45 WIB
-
Skalanews - Karena pasaran harga udang lebih tinggi dibandingkan dengan pasar di daerahnya, sejumlah penambak udang di Desa Lalombi Kecamatan Banawa Selatan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah memilih memasarkan udang windu ke Makassar.

"Kami memilih memasarkan hasil panen udang windu ke Makassar karena harganya jauh lebih menjanjikan dibandingkan pasar lokal di daerah ini," kata Nadik Bakir, Ketua kelompok tani "Budidaya Titian Hidup" di Donggala, Minggu (30/10).

Harga udang windu di Makassar, ungkap dia, bisa mencapai Rp150 ribu per kilogram. Harga itu lebih tinggi dibandingkan harga di tingkat pengumpul di Palu yang hanya menghargai udang windu Rp75 ribu per kilogramnya.

Pedagang pengumpul di Sulteng juga memainkan harga udang windu berdasarkan ukuran sehingga harga bervariasi. Sedangkan, pembeli udang windu di Makasar, menurut dia, sudah memiliki standar ukuran baku dengan dengan harga tinggi.

Ia mengemukakan, kelompok penambak udang yang dipimpinnya memiliki 40 anggota dengan luas lahan garapan sekitar 105 hektare, Setiap kali panen, mereka bisa menghasilkan udang windu sebanyak satu ton perhektare.

Usaha tambak udang mereka masih dikelola tradisional sebab belum memiliki pompa air dan hanya mengandalkan air laut pasang untuk mengisi tambak. Untuk satu hektere, mereka menebar empat ribu ekor bibit udang dan biasanya jumlah udang yang dipanen sekitar tiga ribu ekor udang karena sebagian mati terkena penyakit.

Sementara untuk kebutuhan modal, Nadik mengakui hanya membutuhkan dana sebesar Rp2 juta untuk membeli benih, pakan dan biaya pemeliharaan untuk lahan empat hektare. Selain udang windu, Nandik juga mengusahakan ikan bandeng karena juga memberikan keuntungan dengan harga jual Rp 12 ribu per kilogram.

Namun, pasar bandeng hanya untuk tingkat lokal bahkan pembeli datang langsung ke tambak untuk memenuhi pasokan ke Kota Palu. [mad]