Jumat, 15 November 2019 | 17:45 WIB
Dua Siswa SPN Jambi Tewas, 17 Instruktur Diperiksa
Rabu, 26 Juni 2013 | 18:08 WIB
ilustrasi -

Skalanews - Sebanyak 17 orang instruktur Sekolah Polisi Negara (SPN) Jambi diperiksa terkait tewasnya dua siswa didiknya, yakni Hottua dan Ferry saat tengah menjalani pendidikan dan latihan ketangkasan lapangan. Dugaan sementara kedua siswa tewas karena faktor fisik dan cuaca.

"Propam Polda Jambi sekarang ini sedang memeriksa 17 anggota SPN yang melatih para siswa didik saat peristiwa itu terjadi," kata Kabag Pensat Polri Kombes Rana S. Permana di Mabes Polri Rabu (26/6).

Berdasarkan hasil autopsi kedua jasad siswa tersebut memang tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara keduanya tewas akibat gagalnya fungsi organ vital karena suhu di Jambi saat ini sedang panas terik.

"Jadi akibat kematian akibat suhu tinggi. Bukan sebab lainnya," imbuhnya.

Diketahui Hottua Halomoan Tampubolon yang ditemukan tewas pada Minggu (23/6) lalu, sedangkan Ferry Wahyudi meninggal dunia saat mengikuti latihan pendidikan pada Jumat (22/6) sebelumnya.

Selain dua siswa tewas, kepolisian mengakui sebelas orang siswa SPN lainya terpaksa menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Kota Jambi akibat latihan tersebut.

"Kapolda Jambi (Brigjen Hari Satria) sedang mengevaluasi sistim pembelajaran di sana," pungkasnya. (Frida Astuti/day)