Kamis, 21 November 2019 | 05:47 WIB
Haji Lulung Mengaku Diperiksa Polri Soal Pecahnya PPP
Selasa, 22 September 2015 | 00:03 WIB
ilustrasi -

Skalanews - Politisi PPP, Abraham Lunggana alias Haji Lulung mengaku hari ini diperiksa Bareskrim Polri terkait pecahnya dualisme kepimpinan partai berlambang ka'bah tersebut.

"Saya diperiksa atas laporan Romahurmuziy. Saya tidak tahu laporannya kapan. Yang jelas saya di sini memberikan informasi mengenai kisruh dualisme di PPP," kata Lulung di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (21/9)

Lulung yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu mengaku menyesalkan mengapa PPP pecah di saat akan menghadapi Pilkada serentak yang berlangsung Desember mendatang.

"Ini kan mau menghadapi Pilkada. Pecahnya dua pihak, dualisme, mengapa kok bisa segala macam. Mengapa bisa bikin partai tandingan," cetusnya.

PPP diketahui masih dilanda dualisme kepemimpinan yakni antara kubu Djan Faridz dan Romahurmuziy.

Meski demikian, Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih menyertakan PPP di Pilkada serentak karena telah merevisi PKPU No 12/2015 tentang perubahan atas PKPU No 9/2015 tentang Pencalonan. (frida astuti/bus)