Jumat, 20 Juli 2018 | 10:23 WIB
"Telah dilakukan penangkapan para Tersangka yang diduga terlibat tindak pidana teror di Surabaya dan Jakarta,"
Tujuh Terduga Teroris Dibekuk di Surabaya dan Jakarta
Minggu, 10 Juli 2011 | 01:36 WIB
-
JAKARTA - Sedikitnya tujuh orang yang diduga melakukan tindak pidana teroris dibekuk Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Senin (4/7) kemarin. "Telah dilakukan penangkapan para Tersangka yang diduga terlibat tindak pidana teror di Surabaya dan Jakarta," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar melalui pesan singkatnya di Jakarta, Rabu (6/7).

Sebagian di antaranya dirungkus di Surabaya, yakni AI alias ADM dan IK. Keduanya ditangkap dengan barang bukti satu pucuk senjata api M16, lima pucuk senjata api FN, dan satu pucuk Metraliur.

"Sedangkan yang ditangkap di Jakarta lima orang yakni A alias IK, AI alias MR, WO alias S, IR dan AMA alias A yang terlibat perdagangan senjata dari Filipina," kata Boy.

Ia menuturkan, pihaknya menyita dua pucuk senjata api M16, yang merupakan hasil perdagangan senjata dari Filipina melalui wilayah Tawau, Malaysia, Nunukan, Kalimantan Timur, Palu dan Surabaya. "Saat ini, seluruh tersangka sedang diperiksa secara intensif oleh Densus 88 Antiteror Polri," kata Boy.

Ketujuh terduga terotis tersebut, menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas), Brigjen Pol, Ketut Untung Yoga Ana adalah bagian dari kelompok lama teroris. Kendati demikian, Ketut mengaku belum mengetahui apakah kelompok tersebut terlibat dalam pengeboman Bank Central Asia (BCA) tahun 1999. [mad]