Kamis, 17 Oktober 2019 | 21:01 WIB
Rencanya Kamis (28/7) pihak kepolisian akan melakukan hal tersebut.
Andi Akan Dikonfrontir Dengan Staf MK Dan KPU
Selasa, 26 Juli 2011 | 17:19 WIB
Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Anton Bachrul Alam [skalanews/Eddy Tarigan] -
Jakarta - Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Anton Bahrul Alam mengatakan, tim penyidik dalam kasus pemalsuan surat Mahkamah Konstitusi (MK) akan melakukan konfrontasi antara Andi Nurpati, politikus Partai Demokrat dan staf MK dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Demikian disampaikan Anton kepada wartawan di gedung Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (26/7). Menurut Anton, konfrontasi antara Andi demgan staf MK akan dilaksanakanpada Kamis pekan ini. Sedangan dengan staf KPU dilakukan sehari setelahnya.

"Penyidik berencana akan membuat berita acara pemeriksaan antara Bu Andi dan staf MK yang tahu asal usul surat itu ada empat orang. Nanti akan dipanggil satu per satu dikonfrontir. Dua hari itu akan dimaksimalkan," kata Anton.

Selain itu, Anton juga menjelaskan, kalau hari ini sedang dilakukan prareka ulang kasus pemalsuan surat itu di MK. Dalam adegan itu, kata Anton, ada empat orang yang ikut dalam pembuatan surat itu.

"Yang hadir adalah Masyhuri Hasan (tersangka) dan staf lainnya yang terlibat. Sedang berjalan dan semoga bisa diurutkan dengan fakta di lapangan," kata Anton.

Sehari sebelumnya kjuga penyidik juga telah melakukan prareka ulang di KPU. Sama seperti hari ini, adegan reka ulang di KPU juga tak dibuka untuk umum alias tertutup.

Kepolisian sendiri hingga kini masih terus mengembangkan penyidikan terkait kasus pemalsuan surat MK itu. Pihakk-pihak yang terlibat masih terus diperiksa oleh penyidik. Namun, polisi masih menetapkan satu tersangka dalam kasus itu. Sedangkan yang lainnya masih berstatus saksi. [kgi]