Minggu, 22 September 2019 | 15:01 WIB
Pihak kepolisian berjanji akan mengembangan kasus ini termasuk pemeriksaan atas orang-orang di luar MK.
Polri Persilahkan Zaenal Lapor ke Kompolnas
Selasa, 23 Agustus 2011 | 17:31 WIB
Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Anton Bahrul Alam (skalanews/Eddy Tarigan) -
Jakarta - Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Anton Bahrul Alam, mengatakan penetapan mantan Panitera Mahkamah Konstitusi Zainal Arifin Hoesein sebagai tersangka sudah bersarkan fakta.

Untuk itu, Anton meminta, penyidik diberi kesempatan melakukan pemeriksaan atas siapa saja yang diperlukan untuk membongkar kasus pemalsuan surat MK ini.

"Jadi saya harapkan penyidik profesional. kepentingan memeriksa Pak Zainal sudah berdasarkan fakta-fakta yang didapatkan di lapangan," ujar Anton di Mabes Polri, Selasa (23/8).

Secara lebih jauh, dia menegaskan, kalau hanya penyidik yang mengetahui perkembangan hasil penyidikan. Orang luar tidak tahu. "Maka itu sekarang Pak Zainal diperiksa karena kemarin belum selesai. Sekarang dilakukan  pemeriksaan belum selesai juga, kita tunggu saja nanti sampai jam berapa," katanya.

Terkait dengan rencana Zaenal yang akan mengadu ke Kompolnas, Anton pun menghormatinya. "Karena polisi melakukan penegakan hukum sesuai prosedur. Jadi kalau ada yang komplain dan sebagainya itu sah saja. Kewenangan mereka yang harus kita hormati. Hak-hak mereka tersalurkan," kata Anton.

Selain itu, dia berjanji akan mengembangan kasus ini termasuk pemeriksaan atas orang-orang di luar MK. Menurutnya, ada keterkaitan pada saat membuat surat palsu, proses pembuatan hingga surat itu ke mana. "Penggunaannya dan siapa penggunanya dan sebagainya semua akan dimintai keterangan. Makanya kita harus bersabar ya," ujar Anton. (dip)