Minggu, 22 September 2019 | 15:04 WIB
Sampai sejauh ini pihak penyidik hanya bisa membuktikan dua tersangka yang terlibat kasus MK.
Polri Masih Belum Cukup Bukti Jerat Andi Nurpati
Selasa, 6 September 2011 | 13:55 WIB
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol. Anton Bachrul Alam [skalanews/Eddy Tarigan] -
Jakarta - Kasus surat palsu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang diduga melibatkan Andi Nurpati, sebagai dalang kasus ini ternyata masih belum bisa dibuktikan oleh Polri.

Menurut Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Anton Bahrul Alam menjelaskan bahwa semua harus dilalui dengan proses dan bukti-bukti atau fakta dilapangan, jika ingin menetapkan sebagai tersangka.

"Penyidik masih belum bisa menemukan bukti-bukti dugaan Andi Nurpati, semua perlu proses," tuturnya di Mabes Polri, Selasa (6/9/2011).

"Sampai sejauh ini pihak penyidik hanya bisa membuktikan dua tersangka yang terlibat kasus MK yaitu mantan panitera, Zainal Arifin Hoesein dan Masyuri Hasan. Tapi putusan tersangka ini masih belum final," ujarnya.

Anton, juga menambahkan bahwa tidak ada keterkaitan intervensi antara Andi (Demokrat) dengan pemerintahan, semua berjalan dengan proses.

"Tidak ada intervensi dari pemerintah, dan kami tidak melindungi Andi Nurpati, karena dia salah satu politikus dari partai besar," tambahnya. (dip)