Minggu, 22 September 2019 | 15:43 WIB
Belum ada keberanian dari pihak polisi. Untuk itu sekarang polisi masih banyak PR dalam mengungkap kasus ini.
Ganjar Pranowo : Polisi Tidak Berani dalam Kasus Surat MK
Rabu, 7 September 2011 | 12:35 WIB
Wakil Ketua Panja Mafia Pemilu Ganjar Pranowo (foto-Yustisi) -
Jakarta - Sampai saat ini kepolisian belum juga menemukan siapa sebenarnya aktor intelektual dalam surat palsu Mahkamah Konstitusi, hal ini membuat Ganjar Pranowo, Wakil Ketua Panja Mafia Pemilu turut bicara.

"Bukannya belum ketemu, dan lambat tapi memang mereka tidak berani. Mereka tahu harus berhadapan dengan siapa?," ujarnya di DPR, Rabu (7/9).

Ganjar juga menjelaskan bahwa pihak kepolisian ngeper (mentalnya turun) jika berhadapan dengan para saksi, seperti Andi Nurpati, Dewi Yasin Limpo yang notabennya orang partai serta mantan Hakim Agung, Arsyad.

"Belum ada keberanian dari pihak polisi. Untuk itu sekarang polisi masih banyak PR dalam mengungkap kasus ini, serta mengembangkan apa kepentingan dalam surat tersebut," tambahnya.

Dalam kasus pemalsuan MK polisi sudah menetapkan Masyuri Hasan sebagai  tersangka dan dijerat 263 KUHP tentang pembuatan surat palsu. Kasus ini mencuat ada surat MK dalam rapat pleno KPU untuk menentukan caleg terpilih Pemilu 2009, termasuk Dapil I Sulsel. (dip)