Selasa, 12 November 2019 | 06:10 WIB
Isteri dan Anak Antasari Ikut Gugat KUHAP
Kamis, 25 April 2013 | 16:35 WIB
Istri Antasari, Ida Laksmiwati yang ikut menggugat KUHAP - [ist]

Skalanews - Sidang pengujian Pasal 268 ayat 3 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) di Mahkamah Konstitusi (MK) yang dimohonkan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar, ikut dihadiri oleh isteri dan anaknya.

Bukan cuma sekedar hadir, di sidang dengan agenda perbaikan permohonan ini, istri Antasari, Ida Laksmiwati dan anaknya, Ajeng Oktarifka Antasari Putri, malah ikut mengajukan diri sebagai Pemohon uji materi.

"Pokok-pokok perbaikan permohonan adalah penambahan pemohon Ida Laksmi Wati selaku istri, dan nona Ajeng Antasari sebagai anak," kata kuasa hukum pemohon, Arief Sahudi dalam sidang di Gedung MK, Jakarta, Kamis (25/4).

Arief menjelaskan, istri dan anak Antasari menjadi pemohon, dikarenakan keduanya merasakan ketidakadilan akan ketentuan PK hanya boleh diajukan sekali sebagaimana diatur dalam Pasal 268 ayat 3 KUHAP.

"Batu uji diperbaiki dan ditambah dengan Pasal 24 ayat 1 dan penjelasan Pasal 28a UUD 1945," katanya.

Sebelumnya, mantan Ketua KPK, Antasari Azhar mengajukan permohonan uji materi Pasal 268 ayat 3 KUHAP ke MK. Dalam Pasal tersebut termuat ketentuan tentang pengajuan PK atas suatu putusan hanya dapat dilakukan satu kali.

Antasari merasa hak konstituonalnya terlanggar dengan pasal tersebut. Karena dia tidak lagi memiliki kesempatan mengajukan PK terkait kasus pembunuhan Direktur Utama PT Rajawali Putra Banjaran, Nasruddin Zulkarnaen. (Deddi Bayu/ mvw)