Senin, 23 April 2018 | 12:44 WIB
Eksekusi Yayasan Supersemar Rp4,4 Triliun
Jaksa Agung: Ahli Waris Ikut Menikmati, Jadi Ikut Bayar
Sabtu, 26 September 2015 | 00:30 WIB
HM Prasetyo - [deni hardimansyah/skalanews]

Skalanews - Jaksa Agung Muhammad Prasetyo memastikan terhadap ahli waris Yayasan Supersemar tetap harus menanggung membayar ganti rugi sebesar Rp4,4 triliun kepada negara sebagaimana putusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung (MA).

Sebelumnya ahli waris dari mendiang Presiden Soeharto menyebut pihaknya tak dapat dibebani soal ganti rugi tersebut.

"Putusannya bilang begitu, gimana? Yang bilang mereka, ya salahkan mereka. Ahli waris kan ikut menikmati, itu lah makanya ahli waris juga dikenakan untuk membayar ganti rugi uang pengganti. Misalnya A bapaknya korupsi, kan ikut menikmati," cetus Prasetyo di Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (25/9)

Terkait eksekusi dari putusan MA tersebut, Prasetyo tetap berharap pihak Yayasan Supersemar secara sukarela membayarnya agar eksekusi putusan PK tersebut cepat terlaksana. Diketahui kewenang eksekusi ada di tangan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Tentunya kita berharap dari pihak tergugat, termohon, dialah (Yayasan Supersemar, red) yang sebenarnya menentukan cepat tidaknya pelaksaan putusan ini," pungkasnya.‎ (frida astuti/bus)