Kamis, 25 April 2019 | 21:37 WIB
"Kami melaporkan Hakim Syarifuddin yang selalu melakukan penekanan terhadap penggugat dan memerintahkan mencabut gugatan."
Syarifuddin Dilaporkan Lily Wahid dan Gus Choi Ke KY
Selasa, 7 Juni 2011 | 17:49 WIB
foto.luwuraya.net -
JAKARTA - Kasus yang akan dihadapi Hakim Syarifuddin bakal panjang. Sebab, dua anggota DPR dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lily Wahid dan Effendy Choirie (Gus Choi) melaporkannya ke Komisi Yudisial (KY) terkait kasusnya.

"Kami melaporkan Hakim Syarifuddin yang selalu melakukan penekanan terhadap penggugat dan memerintahkan mencabut gugatan," kata Lily Wahid, usai menyampaikan laporannya ke KY, di Jakarta, Selasa (7/6).

Hakim Syarifuddin, di mata Lily Wahid, adalah anggota majelis hakim yang terlalu dominan dalam sidang gugatannya terhadap DPP PKB - yang me-recall keanggotaannya dari anggota DPR RI. Sementara bagi pengacara Lily Wahid dan Effendy Choirie, Ihsan Abdullah, Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat pada 31 Mei 2011 lalu membuat putusan sela yang dinilai bertolak belakang dengan putusan sebelumnya dalam kasus yang sama.

"Pada keputusan sela persidangan 2010, pengadilan yang sama (PN Jakarta Pusat) pernah menolak eksepsi PKB, tapi pada 2011 diterima. Itu kan tidak mematuhi yurisprudensi yang sudah diputuskan," ungkap Ihsan.

Pengacara lainnya Lily Wahid dan Effendy Choirie, Saleh mengatakan bahwa Hakim Syarifuddin sering berkonfrontasi dengan dirinya saat sidang. Terkait hal itu, Saleh akan menyerahkan berbagai bukti penekanan Hakim Syarifuddin terhadap pihak penggugat berupa rekaman sidang dan dokumen yang mendukung atas kejanggalan putusan majelis hakim PN Jakarta Pusat atas kasusnya.

Komisioner KY Suparman Marzuki, mengenai laporan itu mengatakan dunia lembaga peradilan pada saat ini sedang diuji karena banyak hakim bermasalah. "Hampir 90 laporan ke KY isinya ketidakpercayaan kepada hakim dalam memimpin sidang," kata Suparman Marzuki.

Munculnya kasus Hakim Syarifuddin, lanjut dia, bisa dijadikan momentum untuk membenahi lembaga peradilan. Seperti diberitakan sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat yang dipimpin oleh Hakim Kartim dan salah satu anggotanya Syarifuddin menolak gugatan Lily Wahid dan Effendy Choirie (Gus Choi) atas pemecatan yang dilakukan oleh DPP PKB.

Majelis hakim menganggap gugatan yang diajukan dua mantan anggota DPR dari Fraksi PKB ini masih prematur karena penetapan pemberhentian masih wewenang internal partai PKB, yakni Majelis Tahkim. Majelis hakim juga menganggap putusan sela ini menjadi putusan akhir karena sidang tidak dilanjutkan lagi.

Kedua politisi ini menggugat Muhaimin Iskandar dan Ketua DPR atas recall terhadap mereka sebagai anggota DPR. Keduanya beralasan bahwa recall tersebut melanggar UU Parpol dan UU MPR, DPR, DPRD, DPD. Keduanya direcall setelah menyetujui hak Angket Pajak. [mad]