Rabu, 23 Oktober 2019 | 02:15 WIB
Indonesia Jaring Wisatawan Eropa di Top Resa Paris
Kamis, 1 Oktober 2015 | 10:03 WIB
Ilustrasi - [ist]

Skalanews - Indonesia menjaring wisatawan Eropa, dalam pameran pariwisata Internasional French Travel Market (IFTM) Top Resa yang berlangsung di Gedung pameran Paris Porte De Versailles, Paris dari tanggal 29 September sampai 2 Oktober mendatang.

"Kami berusaha menjaring kembali wisatawan dari Prancis untuk berwisata ke Indonesia, yang belakangan ini agak menurun," ujar Deputy Director untuk Promosi Wilayah Eropa pada Kementerian Pariwisata RI, Maria Mayabubun, Kamis (1/10).

Dalam pameran pariwisata IFTM , Kementerian Pariwisisata mengandeng tujuh industri pariwisata, yaitu PT Melati Hijau Putih Tour and Leisure, The Pavilions, Doberai Eco Resort, Pearl Tour and Travel, Essence of Bali Bhara Tour, Panorama Destination Indonesia, Rabina Tour dan Surya Shanti Villa.

Selain itu, Paviliun Indonesia yang bertema Wonderful Indonesia juga mengajak putri Batik Nadia Julia dan artis siluet Priadji Kusnandi dari Ancol, yang mendemontrasikan pengunjung yang ingin digambar secara siluet yang menarik perhatian pengunjung paviliun Indonesia.

Lebih lanjut Maria Mayabubun, mengatakan, wisatawan Perancis dulu pernah melonjak saat televisi Perancis menayangkan acara reality show Koh Lanta, yang melibatkan remaja Prancis untuk mengikuti acara survivor versi Prancis yang mengambil lokasi shooting di obyek wisata Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat.

Maria Mayabubun mengatakan, saat itu wisatawan Prancis melonjak saat penayangan acara yang diproduksi TV Prancis TF1 dan ditayangkan selama bulan September hingga Desember 2012.

Jumlah wisatawan Prancis dari bulan Januari sampai Juli 2015 tercatat 108.019 orang, dibanding tahun lalu sebesar 111.800. Namun khusus bulan Juli 2014 tercatat 25.053 dan tahun ini tercatat 25.194, dengan peningkatan hanya 0,56 persen.

Sementara itu, Rika Aswad Bandie dari Debora Eco Resort Raja Ampat mengakui, bahwa keikutsertaan pihaknya dalam pameran pariwisata di kota wisata Paris adalah untuk yang pertama kalinya dalam upaya menarik wisatawan Prancis ke Raja Ampat.

"Kami adalah satu-satunya industri pariwisata di Raja Ampat yang dimiliki orang lokal," ujar Rika yang mengakui obyek wisata Raja Ampat cukup dikenal di Prancis karena adanya penayangan acara reality show "Koh Lanta".

Sementara itu Marketing internasional Pearl DCM Boutique travel servis, Nabil Abderrahmani dari Pearl mengakui, jumlah wisatawan Prancis yang berwisata Indonesia juga berkurang.

"Sebaiknya Garuda melakukan penerbangan langsung dari Paris ke Jakarta PP, ketimbang jalur penerbangan London Jakarta yang dirasakan sedikit merepotkan," katanya.

Bali masih tetap menjadi kunjungan favorit wisatawan mancanegara khususnya dari Prancis, ujar Mirchelle Purwanaika dari Jambu Luwak.

Paviliun Indonesia dalam pameran pariwisata Top Reza mendapat lokasi yang sangat strategis, dengan tampilan Peta Indonesia, serta obyek wisata Pink Beach Komo Island, dan Muaro Jambi Temple, serta kuliner Indonesia. (ant/tat)


  
  
KOMENTAR:
Nama
Email
Komentar