Minggu, 8 Desember 2019 | 07:31 WIB
Internasional
Korsel Catat Surplus Transaksi Berjalan Selama 42 Bulan
Jumat, 2 Oktober 2015 | 12:03 WIB
Ilustrasi - [ist]

Skalanews - Bank sentral Korea Selatan menunjukkan pada Jumat (2/10), Korsel mencatat surplus neraca berjalan selama 42 bulan berturut-turut, karena penurunan impor lebih cepat daripada ekspor. Hal tersebut, memperkuat kekhawatiran tentang apa yang disebut jenis resesi surplus.

Bank sentral Korea Selatan, Bank of Korea (BoK) menyatakan, surplus transaksi berjalan Korsel mencapai 8,46 miliar dolar AS pada Agustus. Turun dari 9,3 miliar dolar AS sebulan sebelumnya, tapi naik dari 7,24 miliar dolar AS dolar setahun sebelumnya.

Neraca transaksi berjalan berada di posisi hitam selama 42 bulan berturut-turut sejak Maret 2012, mempertahankan tren surplus bulanan terpanjang.

Kecenderungan surplus terjadi, karena impor merosot pada kecepatan yang lebih cepat daripada ekspor. Ekspor dan impor berkurang tahun ini, meningkatkan kekhawatiran tentang pelambatan ekonomi.

Ekspor anjlok 11,7 persen dari setahun sebelumnya menjadi 43,18 miliar dolar AS pada Agustus. Dan impor jatuh 17,7 persen menjadi 34,21 miliar dolar AS. Surplus perdagangan untuk barang-barang mencapai 8,97 miliar dolar AS bulan lalu. (xin/ant/tat)