Rabu, 22 Mei 2019 | 13:47 WIB
Internasional
Para pejabat Saudi mengancam para pejabat Qatar jika mereka tidak mengubah politik terhadap Lebanon dan Suriah, maka Qatar akan diduduki.
Arab Saudi Ancam Duduki Qatar
Rabu, 4 Mei 2011 | 19:12 WIB
-
Seorang pejabat tinggi Lebanon menyatakan bahwa pembentukan pemerintah Lebanon sangat berkaitan erat dengan jelasnya kondisi Suriah dan oleh karena itu para pejabat Saudi mengancam para pejabat Qatar jika mereka tidak mengubah politik terhadap Lebanon dan Suriah, maka Qatar akan diduduki.

Kantor berita Fars (4/5) mengutip laporan dari Akhbar Suria wa Alaalam menyebutkan, pejabat Lebanon itu mengatakan bahwa pemerintah Lebanon tidak akan terbentuk sampai kondisi di Suriah jelas.

Pejabat Lebanon yang menolak menyebutkan namanya itu menambahkan, "Kondisi di Suriah sudah semakin jelas dan paling lambat dalam 10 hari mendatang, seluruh tabir permasalahan akan tersingkap jelas."

Najib Mikati, Penanggung Jawab Pembentukan Kabinet Lebanon, telah berulangkali menyerahkan komposisi kabinet kepada Presiden Lebanon, Michel Sleiman. Namun hingga kini Sleiman belum menandatanganinya.

Aksi Sleiman ini disebabkan tekanan asing terhadap Lebanon dan Suriah. Represi itu dapat disaksikan secara jelas dalam program-program yang digulirkan negara-negara Arab dan Barat terhadap Suriah. Melalui cara ini, mereka ingin masalah Lebanon tidak pernah terselesaikan.

Pejabat Lebanon itu menegaskan, "Jalur diplomatik Qatar terkait kawasan, dalam beberapa waktu terakhir berubah drastis karena para pejabat Qatar harus berhadap-hadapan dengan ancaman pendudukan oleh Arab Saudi. Riyadh mengancam jika tidak berhenti mendukung Lebanon, maka Qatar akan diduduki tentara Saudi."

Sebelumnya, Qatar mendukung persatuan dan rekonsiliasi di Lebanon. [mad]