Rabu, 19 Februari 2020 | 12:17 WIB
Internasional
Pesawat bernomor CX 715 jenis Airbus A330-300 terbakar di Bandara Changi dengan membawa 136 penumpang.
Cathay Pacific Pastikan Semua Penumpangnya Selamat
Selasa, 17 Mei 2011 | 02:31 WIB
seluruh penumpang selamat dan sudah dilakukan evakusi -
Jakarta - Cathay Pacific memastikan akan segera menyelidiki insiden mesin pesawat bernomor penerbangan CX 715 yang terbakar tujuan Singapura- Jakarta  terbakar di bandara Changi.  Untuk itu kini Cathay Pacific berkoordinasi dengan pihak otoritas penerbangan Hong Kong.

"Cathay Pacific dan Rolls Royce sedang menyelidiki insiden ini dan telah melaporkannya ke Hong Kong Civil Aviation Department," ujar pihak Cathay Pacific, Senin (16/5).

Selain itu pihak Cathay Pacific juga menjelaskan, peristiwa ini terjadi pada dini hari pukul 00.54 waktu setempat. Pesawat CX 715 yang berangkat dari Singapura menuju Jakarta, kemudian pesawat terbang kembali ke Singapura setelah mesin nomor 2 mengalami gangguan.

"Awak kabin mematikan mesin Rolls Royce tersebut begitu signal gangguan diterima. Pendaratan darurat dilakukan dan pesawat mendarat kembali di Singapura pada pukul 01.57 waktu setempat tanpa ada yang terluka. Mobil pemadam kebakaran telah disiagakan pada saat pendaratan. Pesawat berhenti di taxiway, dan percikan api yang terlihat dari mesin nomor 2 dan langsung dipadamkan oleh para pemadam kebakaran," jelas pihak Cathay.

Selain itu, maskapai yang bermarkas di Hongkong ini memastiikan bahwa 136 penumpang di pesawat A330 keluar dari pesawat dan ditampung di hotel terdekat. Sebagian besar dari mereka diberangkatkan dengan pesawat lain pada pagi harinya.

"Kami mengerti ketakutan yang dihadapi para penumpang pada saat insiden terjadi, tapi awak kabin kami sudah menangani situasi tersebut. Tindakan mereka sesuai dengan apa yang sudah diberikan selama masa pelatihan, mematikan mesin yang bermasalah dan membawa pesawat kembali dengan selamat ke Singapura," tutur pihak Cathay.

Pihak Cathay juga menjelaskan, pilot sangat menghargai sikap kooperatif dari para penumpang, baik pada saat pengumuman pesawat akan diterbangkan kembali ke Singapura dan pada saat mereka keluar dari pesawat dengan menggunakan tangga.

"Kami sangat berterimakasih atas ketenangan dan kesigapan mereka terhadap situasi yang terjadi," terang pihak Cathay. (pay)