Senin, 20 Mei 2019 | 06:03 WIB
Internasional
Mubarez mengatakan, Obama telah berjanji kepada warga Amerika untuk menarik mundur pasukan dari Irak dan Afghanistan, dan saat ini menjelang pilpres, ia akan berupaya mewujudkan janji-janjinya itu.
Jelang Pilpres, Obama Janji Tarik Pasukan Di Irak dan Afghanistan
Senin, 23 Mei 2011 | 19:16 WIB
Presiden AS Barack Obama -
Abdul Hamid Mubarez, Ketua Persatuan Wartawan Afghanistan, memprediksikan perundingan para pejabat Amerika Serikat dengan para pemimpin Taliban dalam rangka menyukseskan pencalonan diri Presiden Barack Obama, dalam pilpres mendatang.

Dalam wawancaranya dengan Fars Senin (23/5), Mubarez mengatakan, Obama telah berjanji kepada warga Amerika untuk menarik mundur pasukan dari Irak dan Afghanistan, dan saat ini menjelang pilpres, ia akan berupaya mewujudkan janji-janjinya itu.

Mubarez menambahkan, "Penetapan tahun 2014 sebagai tahun penarikan mundur pasukan Amerika Serikat dari Afghanistan, hanya trik-trik kampanye pemilu."

Sebelumnya, Amerika Serikat menyatakan akan menggulirkan represi militer terhadap Taliban dan mensyaratkan pemisahan diri Taliban dari jaringan AlQaeda, sebelum segala bentuk perundingan. Namun kini para pejabat Amerika Serikat merencanakan perundingan langsung dengan Taliban, demi kampanye pemilu dan dalam rangka mengelabuhi opini umum.

Menurut Mubarez, jika Amerika Serikat berunding dengan Taliban, maka terjadi perubahan fundamental dalam kebijakan Washington. Ini berarti Amerika Serikat mengikuti kebijakan pemerintah Afghanistan dalam menyikapi Taliban.

Ditegaskan Mubarez, "Amerika Serikat menginvasi Afghanistan dengan slogan pemberantasan terorisme, namun kini berniat keluar dan berunding dengan Taliban hanya demi menggalang dukungan rakyat menjelang pemilu." [mad]