Sabtu, 20 Juli 2019 | 19:10 WIB
Internasional
Kaum lanjut usia kurang kemungkinannya menderita pengaruh jangka panjang radiasi daripada priya muda yang sekarang bekerja di pembangkit itu.
Bentuk Korps Bunuh Diri, Kaum Lansia Jepang Tawarkan Diri Bekerja di PLTN Fukushima
Rabu, 25 Mei 2011 | 17:41 WIB
Komplek PLTN Fukushima di Jepang yang mengalami kerusakan akibat bencana gempa dan tsunami - AP. -

Lebih dari 160 orang kaum lanjut usia di Jepang  telah menawarkan untuk membentuk korps relawan yang akan melakukan pekerjaan yang sangat berbahaya dalam penutupan pembangkit nuklir Fukushima yang rusak dan bocor itu.

Yasuteru Yamada, seorang insinyur pensiunan yang membentuk kelompok itu, mengatakan ia bukan mengusulkan misi bunuh-diri, tetapi bahwa kaum lanjut usia kurang kemungkinannya menderita pengaruh jangka panjang radiasi daripada priya muda yang sekarang bekerja di pembangkit itu.

Tingkat radiasi tinggi  telah membuatnya mustahil bagi para pekerja untuk berada dalam gedung reaktor pembangkit itu lebih dari beberapa menit untuk setiap kali. Dalam indikasi baru terus adanya bahaya Rabu (25/5), Perusahaan Tenaga Listrik Tokyo, TEPCO, mengatakan mereka telah mengukur tingkat radiasi dalam udara di atas salah satu reaktor itu 18 kali lipat batas yang diizinkan.

TEPCO belum menanggapi secara terbuka usul Yamada. Tetapi, penasehat tertinggi pemerintah  mengenai krisis itu, Goshi Hosono, dikutip hari Rabu dalam surat kabar Asahi mengatakan para pejabat sedang berusaha  mengembangkan prosedur kerja yang akan membuat penggunaan 'korps bunuh diri' tidak diperlukan. [mad]