Senin, 18 November 2019 | 06:10 WIB
Internasional
Badan itu memperingatkan bahwa tsunami setinggi 50 cm bisa melanda wilayah itu. Peringatan serupa juga dikeluarkan untuk prefektur Fukushima, pusat krisis nuklir bangsa. Stasiun televisi NHK mengatakan tidak ada laporan segera mengenai kerusakan dan tidak
Jepang Cabut Peringatan Tsunami Usai Diguncang Gempa 6,7 SR
Kamis, 23 Juni 2011 | 12:49 WIB
-
Badan Meteorologi Jepang mengatakan bahwa sebelumnya seorang penasihat gempa bumi mengeluarkan bahaya tsunami pascagempa bumi 6,7 skala richter yang melanda bagian utara-timur lepas pantai Jepang Kamis (23/6) pagi waktu setempat.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengatakan peringatan dikeluarkan pagi ini sekitar satu jam setelah gempa mengguncang wilayah 50km di lepas pantai timur Miyako, Iwate prefektur, dengan kedalaman 32 km, menurut US Geological Survey (USGS).

Badan itu memperingatkan bahwa tsunami setinggi 50 cm bisa melanda wilayah itu. Peringatan serupa juga dikeluarkan untuk prefektur Fukushima, pusat krisis nuklir bangsa. Stasiun televisi NHK mengatakan tidak ada laporan segera mengenai kerusakan dan tidak ada gelombang tinggi yang cukup besar terlihat.

Namun, pemerintah setempat mengeluarkan perintah evakuasi beberapa rumah tangga di Iwate 8000 dan layanan kereta peluru Shinkansen dihentikan sementara. Tidak ada kerusakan baru untuk pembangkit listrik tenaga nuklir Onagawa di Miyagi, Iwate selatan, yang telah keluar dari operasi sejak gempa 11 Maret dan tsunami.

Pada hari itu, pantai timur laut Jepang itu porak poranda oleh gempa 9,0 skala richter dan tsunami rakasa yang meninggalkan beberapa 26.000 orang tewas atau hilang. Bencana kembar juga melumpuhkan pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima, memicu kecelakaan terburuk dunia atom sejak Chernobyl pada 1986 dan memaksa ratusan ribu warga meninggalkan rumah mereka. [mad]

  
  
TERPOPULER
Index +