Minggu, 8 Desember 2019 | 22:26 WIB
Korupsi
Nazaruddin Diperiksa Untuk Korupsi Alkes Universitas Udayana
Selasa, 24 Februari 2015 | 13:55 WIB
Nazaruddin diperiksa sebagai saksi korupsi Alkes Unud - [skalanews]

Skalanews - KPK kembali memanggil mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin, terkait dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan RS Khusus Pendidikan Penyakit Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana tahun 2009.

Menurut Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha, pemanggilan Nazaruddin untuk menyusun pemberkasan  Direktur PT Mahkota Negara, Marisi Matondang yang ditetapkan sebagai tersangka. "Dia diperiksa sebagai saksi," ujar Priharsa saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (24/2).

KPK sudah memanggil Nazaruddin pada 12 Februari 2015. Kala itu, Nazaruddin diperiksa untuk tersangka Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan Universitas Udayana sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Made Mergawa.

Pemeriksaan Nazaruddin diduga terkait statusnya sebagai bos Permai Grup yang diduga terlibat pengadaan Alkes tersebut. Pada 8 Desember 2014, KPK telah memanggil dua karyawan Permai Grup yaitu Oktarina Furi dan Clara Maureen.

KPK menetapkan Matondang dan Mergawa sebagai tersangka di kasus pengadaan alat kesehatan rumah sakit khusus untuk pendidikan tahun anggaran tahun 2009 Universitas Udayana senilai Rp16 miliar. Dalam kasus ini negara diduga mengalami kerugian sekitar Rp7 miliar. (Bisma Rizal/buj)