Sabtu, 18 Agustus 2018 | 11:22 WIB
Korupsi
Dahlan Iskan Dikonfirmasi Tender 9 Juta Ton BBM HSD di PLN
Senin, 22 Juni 2015 | 21:37 WIB
Dahlan Iskan - [deni hardimansyah/skalanews]

Skalanews - Mantan Dirut PT PLN Dahlan Iskan diperiksa selama 8 jam oleh penyidik Bareskrim Polri. Sekitar 50 pertanyaan ditanya penyidik terkait kasus dugaan korupsi pengadaan BBM High Speed Diesel (HSD) di PT PLN (Persero) tahun 2010.

"Pada beliau diajukan sekitar 50 pertanyaan dan sebagian besar dari pertanyaan itu klarifikasi atas dokumen-dokumen," kata kuasa hukum Dahlan, Yusril Ihza Mahendra usai mendampingi pemeriksaan kliennya di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (22/6)

Seperti biasa, Dahlan yang pernah menjabat sebagai Menteri BUMN itu memilih bungkam. Seluruh pertanyaan yang dilontarkan wartawan dijawab seluruhnya oleh Yusril.

"Dokumen berkaitan dengan tender pengadaan BBM High Speed Diesel yang diperlukan oleh PLN pada tahun 2010 lalu. Jadi sebagian besar inti pertanyaan yang diajukan kepada pak Dahlan pengadaan sekitar 9 juta ton BBM itu," papar Yusril.

Dahlan sendiri, sambung Yusril tak banyak tahu soal dokumen yang ditunjukkan penyidik. Karena terkait pengadaan BBM HSD itu seluruhnya dilakukan oleh panitia tender.

"Pak Dahlan baru dinyatakan sebagai saksi belum tentu akan menjadi tersangka. Ini suatu penyelidikan saja," pungkas Yusril. (frida astuti/bus)