Senin, 9 Desember 2019 | 12:03 WIB
Korupsi
Pembangunan gedung DPD perwakilan di daerah telah sesuai dengan amanat Undang-Undang No 27 Tahun 2009 Tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD
Pembangunan Gedung DPD Itu Baru Rencana
Senin, 27 Juni 2011 | 01:49 WIB
Irman Gusman Ketua DPD (foto : matanews) -
Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Irman Gusman menegaskan, proyek pembangunan gedung DPD masih bersifat perencanaan. Bahkan proyek tersebut belum ditenderkan.

"Ini perintah UU, Namun, Pembangunan gedung itu masih dalam perencanaan. Tendernya pun belum," ucap Irman pada Minggu (26/06) di Jakarta.

Dia menjelaskan, bahwa proyek pembangunan gedung DPD perwakilan di daerah merupakan amanat Undang-Undang No 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD. Untuk itu, tegasnya bahwa rencana pembangunan itu sepenuhnya merupakan urusan dari pemerintah.

"Semuanya disiapkan pemerintah. Dan juga standar-standarnya. Kalau, Pak Marzuki menuding itu apa dasarnya? Lagipula angka Rp10 juta per meter dari mana? Saya juga tidak tahu," tandasnya dengan nada kesal.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Marzuki Alie, menuding bahwa ada indikasi mark-up dalam proyek pembangunan kantor DPD perwakilan di sejumlah daerah.

Oleh sebab, tambah Marzuki meminta agar rencana pembangunan kantor DPD itu harus dievaluasi.

Karena berdasarkan informasi yang diterimanya, kantor DPD itu akan dibangun empat lantai. Dana untuk per meter perseginya dianggarkan Rp10 juta. Diakuinya, anggaran itu terlalu mahal. "Pasalnya, untuk pembanguan 36 lantai saja cuma Rp 6 juta per meter," ucap Marzukui. (pay)