Kamis, 14 November 2019 | 06:18 WIB
Korupsi
"Sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar (PG) saya atas nama partai menyatakan menolak ide pembubaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena bagi kami, KPK adalah benteng terakhir pemberantasan dan perang terhadap korupsi."
Golkar Tegas Tolak Pembubaran KPK
Senin, 1 Agustus 2011 | 11:53 WIB
-
JAKARTA - Pernyataan pembubaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilontarkan Ketua DPR Marzuki Alie terus mendapat reaksi dari berbagai kalangan, baik yang mendukung maupun yang mengecam. Bagi Partai Golkar, eksistensi lembaga anti-korupsi tersebut sangatlah penting.

Karena itu, dengan sikap tegas, partai berlambang pohon beringin ini menolak ide, usulan maupun segala bentuk upaya melemahkan bahkan membubarkan KPK. "Sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar (PG) saya atas nama partai menyatakan menolak ide pembubaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena bagi kami, KPK adalah benteng terakhir pemberantasan dan perang terhadap korupsi," kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Theo L Sambuaga di Jakarta, Senin (1/8).

Justru, menurut dia, keberadaan KPK arus dipertahankan dengan banyak 'amunisi', yang tidak lain, untuk memerangi dan memberantas korupsi. "KPK harus diperkuat, jangan dilemahkan. Kalau ada orang atau pejabat di dalam tubuh KPK yang dinilai tidak bersih, justru harus ditindak tegas," ujar mantan Ketua Komisi I DPR ini.

Terkait adanya pihak-pihak internal KPK yang mencoba menghambat putaran roda pemberantasan korupsi, ia dengan tegas mengatakan perlunya gerakan pembersihan di internal KPK. "Karenanya, usul untuk membubarkan KPK dan memaafkan para koruptor harus ditolak," tandasnya. [mad]