Rabu, 19 Februari 2020 | 10:52 WIB
Korupsi
"Orang itu (buron) mobile, ada sebagian yang ada di China, Vietnam, Singapura, Australia, semuanya sudah kita lakukan pendeteksian."
Tim Pemburu Mengaku Masih Mencari 24 Koruptor di LN
Jumat, 12 Agustus 2011 | 22:20 WIB
Ketua Tim Pemburu Koruptor dan juga Wakil Jaksa Agung (Waja), Darmono [foto-mi] -
Jakarta - Jika buronan mantan Bendahara Partai Demokrat, M Nazaruddin berhasil ditangkap dalam waktu cepat di luar negeri, tidak halnya bagi para koruptor lainnya. Setidaknya ada sekitar 24 koruptor yang berada di luar negeri.

Hingga saat ini Tim Pemburu Koruptor belum juga bisa sampai ke-24 buronan tersebut. "Orang itu (buron) mobile, ada sebagian yang ada di China, Vietnam, Singapura, Australia, semuanya sudah kita lakukan pendeteksian," kata Ketua Tim Pemburu Koruptor yang juga Wakil Jaksa Agung (Waja), Darmono, di Jakarta, Jumat (12/8).

Terkait masih lamanya proses tersebut, ia mengaku, saat ini pihaknya sedang berupa melakukan ekstradisi. Selain itu, Tim Pemburu Koruptor juga tengah mencari keberadaan para koruptor tersebut.

Sebelumnya dilaporkan, sebagian besar buron koruptor itu terkait dalam kasus pengucuran Bantuan Likuiditas Bank Indoensia (BLBI).

Disebutkan, pihaknya juga meminta pertolongan interpol serta melakukan upaya judicial review terhadap aset Adrian Kiki Ariawan. Seperti, Adrian Kiki Ariawan, mantan Direktur Utama Bank Surya yang dipidana selama seumur hidup karena terlibat kasus BLBI senilai Rp1,5 triliun.

Termasuk juga dengan Wakil Komisaris Utama Bank Surya, Bambang Soetrisno. Kemudian, terpidana kasus BLBI Bank Global yang dilakukan Rico Hendrawan, Irawan Salim, Lisa Evijanti Santoso, Amri Irawan, Budianto, Hendra alias Hendra Lee, Chaerudin, dan Hendra Liem alias Hendra Lim yang bersembunyi di Singapura. Kendati demikian, ia tetap optimis perburuan para buron koruptor itu, akan berhasil. [mad]