Selasa, 20 November 2018 | 07:02 WIB
Irigasi Tak Berfungsi, Ribuan Ha Sawah di Aceh Beralih Fungsi
Kamis, 28 Agustus 2014 | 12:46 WIB
Ilustrasi - [ist]

Skalanews -Karena tidak berfungsinya irigasi Desa Jambo Dalem, Kecamatan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh, Ribuan hektare area persawahan di daerah tersebut, perlahan-lahan telah beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit.

Seorang tokoh pemuda Desa Jambo Dalem Sadikin di Tapaktuan, Rabu (27/8) mengatakan, irigasi yang dibangun tidak bisa menyuplai air ke sawah, karena kondisi saluran irigasi lebih rendah dari sawah.

"Kita berharap, Pemkab Aceh Selatan bisa segera mencari solusi terkait persoalan ini. Karena setelah tidak berfungsinya irigasi tersebut, sebagian warga mulai mengalihkan fungsi sawah mereka menjadi kebun kelapa sawit," katanya.

Sadikin menilai, penyebab irigasi tersebut tidak bisa difungsikan, karena saat dibangun salah dalam perencanaan awal, yakni saluran irgiasi yang seyogianya untuk mengairi air ke sawah, malah membuat areal persawahan bertambah kering, akibat salurannya lebih rendah dari sawah.

"Saluran seperti itu lebih cocok untuk pengeringan rawa, bukan untuk saluran irigasi. Karena posisinya lebih rendah dari sawah," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Sadikin mengaku, jika irgasi tersebut berfungsi secara baik, diyakini petani setempat akan sejahtera. Karena luas areal persawahan di kawasan dimaksud, diperkirakan mencapai ribuan hektare.

"Ya, kami berharap, Pemkab Aceh Selatan bisa segera mencari solusi supaya irigasi tersebut dapat berfungsi secara normal. Jika irigasi berfungsi, masyarakat petani juga ikut sejahtera," pungkasnya.

Terkait dengan persoalan yang dihadapi masyarakat petani Jambo Dalem tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Aceh Selatan, Junaidi SP mengaku, menyangkut irigasi penanganannya langsung ke Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Junaidi mengaku, area persawahan di Jambo Dalem sampai ke Krueng Luas, Kecamatan Trumon Timur cukup potensial.

Oleh karenannya, dia juga berharap kepada Dinas PU Aceh Selatan, untuk dapat memprioritaskan pembenahan irigasi di kawasan tersebut.

"Ya, kita berharap, selain kepada pihak Dinas PU Aceh Selatan juga kita harap kepada Pemerintah Provinsi juga bisa memberikan perhatian dan memprioritaskan pembangunannya pada tahun anggaran 2015," katanya. (ant/ds)